HALF PRINCE [Prolog]

 halfprince1

sebelumnya thanks for Junsihye @Artzone yang udah bersedia take request-ku yang merepotkan^^ because this poster is so amazing :D

***

Tittle : Half Prince

Author : Yuna Lazuardi Lockhart

Genre : sad romance, politic, detective, friendship, drama, family

Length : Chaptered/Series

Cast : L, Kyuhyun, Lee Hyukjae, Seohyun, Seulgi, Jiyeon

Rating : PG 17

Disclaimer : All cast is belong to God, ther agency, their family, their fans, and their self. But the OC and Storyline are mine! So don’t copy, plagiat or claim this Fanfiction as yours!

Warning : Cerita ini hanyalah fanfiksi yang dibuat oleh imajianasi terindah author dan tidak dibuat untuk membuktikan sejarah apapun. Apabila ada kesamaan nama, kejadian, tempat, maka hanya kebetulan belaka.

|| Teaser ||

***

Annyeong^^

Akhirnya setelah sekian lama FF ini bisa di post lagi^^ Kemarin cuman teaser dan terlantar cukup lama. Semoga kalian gak kecewa yahh sama ff-ku. Tetep WAJIB KOMEN DAN LIKE^^. Untuk SeoKyu shipper wajib baca nih^^

Happy reading~!

Note:

“Terkadang kita harus mengorbankan sesuatu yang paling penting hanya untuk mendapatkan kebenaran. Dan aku sudah melepaskan cinta dan masa depan putraku karena sesuatu yang disebut ketidakadilan” – In Ryu Lyn

Prologue

Korea Selatan, merupakan salah satu negara yang masih mempertahankan bentuk kerajaannya. Dengan mempertahankan peninggalan sejarah, kebudayaan, dan masa kejayaan kerajaan dimasa lampau, Korea Selatan menjalankan pemerintahan dengan basis kerajaan modern klasik yang bertahan hingga sekarang.

South Korea, 1989

Korea dalam keadaan kritis. Pemberontakan-pemberontakan terus terjadi di seluruh pelosok negeri. Toko-toko dijarah, anak-anak dan para gadis muda diculik serta diperkosa, banyak pemuda yang mati tebunuh, dan banyak wanita yang menjadi janda. Ini adalah era kelam dalam masa pemerintahan kerajaan Korea Selatan.

Raja Hyo Reul yang memimpin sekarang sedang di serang akibat masa kepemimpinannya yang buruk. Pemerintahannya yang kejam dan tanpa belas kasih telah menciptakan kekisruhan ini. Banyak rakyat yang menderita sehingga terjadi krisis yang melukai fisik dan batin banyak orang…

Seoul, 1990

Satu tahun sudah berlalu sejak masa-masa kelam itu. Kini negeri gingseng sudah bangkit dan memiliki Raja Baru. Keponakan dari Raja Hyo Reul baru saja menempati tahta. Hyeong Jong dan Hye Riim akan menjadi raja dan ratu yang baru, membawa harapan baru bagi seluruh rakyat.

Bulan-bulan berganti dengan cepat. Tak terasa sudah hampir 1 tahun Raja Hyeong Jong dan Ratu Hye Riim memimpin Korea. Perekonomian mulai stabil, rakyat mulai membangun kembali kehidupan mereka yang pernah kandas. Kurs & inflasi mata uang (₩) terhadap dollar pun meningkat sedikit demi sedikit.

Hari itu Raja baru saja pulang, setelah hampir 1 bulan pergi mengelilingi negeri untuk melihat keadaan rakyat. Ratu Hye Riim menunggunya di depan gerbang istana. Tandu raja yang semakin mendekat membuat senyum sang ratu mengembang. Akan tetapi, begitu tandu diturunkan yang keluar bukanlah Raja. Melainkan seorang wanita muda yang tampak begitu lugu dan canggung, menyusul dibelakangnya Raja Hyeong Jong.

“Terimakasih karena anda kembali dengan selamat, Pyeha…” Ratu tersenyum, berusaha menyembunyikan rasa bingungnya pada perempuan yang kini berdiri dibelakang raja.

“Apa kau makan dengan baik, Hwanghu ?” Raja bertanya.

Dengan mempertahankan senyumnya ratu mengangguk. Sejujurnya ia sudah menahan diri untuk tidak bertanya, tapi rupanya sepasang mata bulat itu tak bisa lepas dari gadis itu.

“Namanya In Ryu Lyn. Dia akan jadi Sang-goong untuk calon putra mahkota.” Raja berucap.

Ratu tentu saja dengan senang hati menyambut kedatangan Lyn. Beberapa kali ia mengusap perutnya yang mulai membesar. Hanya tinggal beberapa bulan, kelahiran putra mahkota tampaknya sudah di depan mata.

1 years later…

Hwanghu-mama, saya akan memandikan seja-jeonha…” Seorang sang-goong baru saja masuk dan menggendong Myungsoo kecil. Bayi yang tampan itu nampaknya akan menikmati waktu mandinya.

Ratu tersenyum, kemudian memberikan kecupan di pipi Myungsoo-nya sebelum ia benar-benar pergi. Rasanya terlalu cepat. Sepertinya baru kemarin ratu Hye Riim begitu menderita karena morning-sick saat trimester pertama kehamilannya. Dan sekarang dia sudah bisa menggendong putranya. Bahkan usianya sudah hampir 1 tahun.

Saat itu adalah hari pertama musim semi. Matahari bersinar begitu hangat, dimana butiran-butiran salju yang dingin mulai mencair. Hari yang membuat harapan baru untuk segala jenis tumbuhan musim semi. Hari dimana seorang putra mahkota lahir. Dialah calon pemimpin bangsa, Kim Myungsoo.

Dilain tempat

In Ryu Lyn menarik nafasnya kuat-kuat. Ia berpegang erat pada dua helai kain yang di ikat di kelambunya, menahan sakit. Keringat dingin sebesar jagung sudah mengucur sedari tadi di dahinya. Wanita itu memejamkan mata sambil menggigit keras-keras kain yang menyumpal mulutnya.

“Sedikit lagi, saya sudah bisa melihat kepalanya.” Wanita tua yang berdiri di depan kakinya itu berucap.

“Berjuanglah In sang-goong mama. Saya yakin kalau bayi anda juga sedang berusaha keras di salam sana.” lanjutnya.

“Akkkhhh…” Lyn lagi-lagi berteriak. Sudah berulang kali ia menarik nafas dan mengejan, tapi perjuangannya seperti tidak ada habisnya.

“Berapa lama lagi aku harus bertahan, tabib ? Akkkkkhhh…” bahkan pertanyaan itu terlontar bersamaan dengan jeritan.

Sementara itu raja Hyeong Jong berdiri diluar kamar persalinan. Ia sudah berulang kali bolak-balik sambil mengehla nafas.

“Sudah berapa lama Lyn di dalam ?” Raja mengerutkan keningnya. “Kenapa lama sekali ? Ck…” ia berdecak, “Apa mereka baik-baik saja ?” ucapnya lagi.

“Maafkan ketidak tahuan hamba, pyeha…” perdana mentri yang berdiri disamping raja ikut menarik nafas.

“Oek… Oeekk… Oeeekk…”

Suara tangisan bayi tiba-tiba saja menggema diseluruh ruangan. Lyn yang sudah bermandi keringat itu menghela nafas lega saat melihat tabib menggendong bayinya. Tanpa sadar senyum wanita itu mengembang saat mendengar tangisan bayinya.

Krieettt.

Pintu kayu itu terbuka, menampilkan sesosok pria gagah nan mempesona. Dibelakangnya perdana mentri Lee Yeol mengikuti dengan pembawaannya yang tegas. Tabib yang masih menggendong bayi ditangannya pun segera memberi hormatnya pada Raja Hyeong Jong.

“Selamat, pyeha…” tabib tersenyum.

“Dia adalah pangeran yang tampan.” Lanjutnya kemudian.

“In sang-goong mama melahirkan dengan sehat dan selamat. Pangeran juga sangat sehat dan tampan.” Ucapnya lagi.

Raja tersenyum puas mendengar ucapan tabib. Ia kemudian menggendong bayi yang baru lahir itu seraya menatapnya penuh kasih sayang.

“Kyu…” Raja berucap, “Namamu adalah Kyuhyun.”

Few months later…

“Kebakaran…!!!”

“Paviliun putra mahkota terbakar…!!!”

Hari itu adalah tepat satu tahun usia putra mahkota Myungsoo. Pada hari yang cerah dimusim panas, tiba-tiba saja asap hitam mengepul dari salah satu paviliun yang ada di istana. Semua orang panik. Mereka berlarian kesana kemari sambil membawa ember dan air, mencoba memadamkan api.

Sementara Ratu Hye Riim hanya terisak sambil memikirkan bagaimana nasib putranya. Begitu pula Raja Hyeong Jong. Dengan sekuat tenaga ia menahan diri untuk tidak segera berlari kedalam api. Di depan mata mereka api berkobar begitu dahsyatnya melalap hampir setengah bagian dari paviliun itu.

BRUAKK…

Entah bagaimana caranya, keajaiban pun datang. In sang-goong yang masih menggendong pangeran kecil di punggungnya, membawa putra mahkota keluar dari api…

Akan tetapi setelah semua itu…

“Apa pembelaan anda, In sang-goong mama ?” seorang jaksa penuntut bertanya.

Lyn berulang kali menarik nafas, baginya memberikan pembelaan atau tidak hasilnya akan sama.

“Aku tidak punya pembelaan apapun. Aku menyelamatkan putra mahkota.” Wanita itu mengalihkan pandangannya.

“Aku juga sangat yakin kalau aku tidak bersalah. Tuhan juga tahu kalau aku tidak bersalah. Bahkan raja percaya kalau aku tidak bersalah.”

“Tapi semua bukti dan saksi mengarah kepada anda. Jadi saya harap anda tidak menyangkalnya lagi dan menyesali perbuatan anda.” Kali ini jaksa itu mendelik tajam. Menatap Lyn dengan tatapan kejamnya.

“Satu-satunya yang aku sesali adalah kenyataan bahwa barang bukti yang ditemukan bersamaku tidak bisa bicara.” Lyn membalas tatapannya tidak kalah tajam. “Sementara saksi hanyalah manusia yang bisa kapan saja mengucapkan kebohongan.”

“Dengan ini aku menyatakan bahwa In Ryu Lyn sang-goong mama bersalah atas tuduhan yang ditujukan padanya, yaitu percobaan pembunuhan pada putra mahkota.” Hakim itu kemudian mengetuk palunya tiga kali. Menyatakan bahwa Lyn benar-benar bersalah.

“Setelah ini beliau akan diasingkan bersama dengan pangeran Kyuhyun dan Park Ah Reum sang-goong sebagai seorang pengkhianat…”

Begitu hakim selesai membacakan hukuman, Lyn langsung bangkit tanpa mengucapkan apapun lagi. Wanita itu menggendong pangerannya dan pergi.

***TBC***

NB: Mungkin diantara kalian ada yang bingung. Jadi posisi-nya In Ryu Lyn (Ibunya Kyu) itu awalnya sang-goong (dayang). Tapi karena raja jatuh hati, akhirnya Lyn diangkat jadi selir. Dan tingkatan selir dalam ke kaisaran korea itu nggak cuma satu. Lyn termasuk di selir tingkat 5. Dia tetep seorang sang-goong, tapi posisinya diatas yang lain (kesayangan raja). Selir sang-goong (untuk posisi kayak Lyn) juga bukan bagian dari anggota keluarga kerajaan. Jadi kalau raja punya anak sama selir sang-goong ini anaknya tetap dianggap pangeran, tapi tidak dianggap anggota kelaurga kerajaan. (PS: Penjelasan ini cuma sekedar imajinasi author supaya readers gak bingung pas baca ceritanya nanti^^)

***

Pengenalan Tokoh dan Karakter^^
Supporting cast:
1. King Hyeong Jong (Raja, ayah putra mahkota & ayah Half Prince)
2. Queen Hye Riim (Ratu, ibu putra mahkota)
3. In Ryu Lyn Sang Goong (Selir tingkat 5, tdk dianggap sbg anggota keluarga kerajaan, ibu Half Prince)
4. Park Ah Reum Sang Goong (Pelayan In Ryu Lyn Sang Goong)
5. Lee Yeol (Perdana mentri yang konspirasi u/naikin anaknya ke tahta)
6. Kang Hyena (ibu Park Jiyeon, ikut konspirasi. Dy bikin perjanjian sama Lee Yeol u/menjodohkan anak mrk supaya jd raja & ratu)
7. Ibu Suri Hyeen (tetua kerajaan)
8.  Sooyoung (putri kandung raja)

Main cast:
1. Kim Myungsoo-Infinite (putra mahkota yg meninggal)
2. Kyuhyun-SJ (half prince. putra raja dari selir sang-goong)
3. Lee Hyukjae-SJ (anak perdana mentri, dy ikut rencana ayahnya krn suka sm Seo)
3. Seohyun-SNSD (org yng dijodohin sm kyu sbg pasangan putra mahkota & putri mahkota)
4. Kang Seulgi-Red Velvet (org yg kyu suka)
5. Park Jiyeon-T-ara (putri mahkota yg turun tahta)

Other cast:
– Kpop idol, diambil tergantung keadaan.

Kamus :

1. Hwangye : Kaisar/Raja || Panggilan “Pyeha”
2. Hwanghu : Ratu (istri) || Panggilan “Hwanghu-mama”
3. Hwangtaehu : Ibu Suri || Panggilan “Hwangtaehu-mama”
4. Taehwangtaehu : Ibu Suri senior, nenek Kaisar || Panggilan “Taehwangtaehu-mama”
5. Hwangtaeja : Putra Mahkota Kaisar || panggilan “Seja-jeonha”
6. Hwangtaeja-bi : Putri Mahkota istri Putra Mahkota || panggilan “Bigoong-mama”
7. Gongju : Putri Kaisar, anak perempuan Kaisar dan Maharani || panggilan “Gongju-nim”
8. Gun : Putra Kaisar, anak kaisar dengan selir || Panggilan “Gun-mama”

NB: akhiran ‘mama’ pada setiap nama panggilan artinya ‘yang mulia’

14 thoughts on “HALF PRINCE [Prolog]

  1. Hallo eonni…saya reader baru disini ^^
    Wah jadi inget sama drama sageuk :D
    Karena ini prolog jadi baru pengenalan tokoh dan konfliknya belum muncul. Tapi aku udah ada sedikit gambaran nanti konfliknya bakal gimana hhe *sotoy* #plakkkk
    Bukannya putra mahkota berhasil diselamatkan dari kebakaran ya? Kok di cast nya putra mahkota udah meninggal? :o #masih misteri

  2. Sebenernya ga bgitu suka crita kerajaan tapi ini alurnya bisa bagus dan gak cepet.. Cepet lnjut yaa jgn diputus2, soalnya ini pasti seru hehhehe

  3. ini masih prolognya yaa?? ya ampun, baru prolog aja udah bikin interst :)) semangat author buat ngelanjutinnya ;)) jangan bikin kita2 nunggu lama wkwk
    semangat terus, semoga diberi kelancaran dalam menulis ;) semangat semangat :D

DON'T BE SILENT READER! Leave your comment :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s