I Need U #TwooShoot 1

i need u new poster

29MEGUMI

Presented

I Need U

Chapter 1

 

Starring :

Jeon Jungkook (BTS), Kim Yoo Jung

Another BTS Member

TwoShoot | Fantasy, Sad, Angst, AU |  +16

Summary :

.

“Kenyataan bahwa mereka tak boleh saling mencintai walau terikat benar – benar menyiksa. Terlebih perasaan Jungkook yang sudah terlalu dalam mencintai Yoojung”

.

.

.

.

.

 

 

 

***

 

Menjelang tengah malam, Suara-suara dunia mulai meredup membuat angin serta merta menghentakkan bias nya begitu tajam dan menusuk lebih dari biasanya. Gelenyar dingin benar-benar terasa hingga ke tulang dan jantung setiap orang kala ini, tak terkecuali Jeon Jungkook.

Namja yang terkenal dingin dan sadis itu pun tak luput dari korban hening dan dinginnya malam. Tubuhnya membeku dalam diam dan bisu .

“Jungkook-ah”

Untuk sekian kalinya Yoojung mencoba membuat Jungkook berhenti mendiaminya seperti sekarang, Meski kemungkinannya kecil dan bahkan sulit membuat Jungkook kembali mau menanggapinya. Gadis itu tetap berusaha, sungguh ia sama sekali tak ingin persahabatannya dengan namja dingin itu berubah.

huhhhhhhhh

Helaan napas berat terdengar keluar dari mulut Jungkook. matanya terpejam dan kemudian kembali terbuka dengan memperlihatkan sorot mata yang tajam dan berubah warna menjadi biru bening.

Angin bak bersorak atau mungkin berlarian kencang tepat saat Jungkook membuka matanya. membuat Yoojung hampir saja terhuyung terbawa kencangnya hembusan angin.

Untung saja gadis itu dengan cepat memakai perisainya agar dapat dengan mudah menyesuaikan tubuhnya dengan kekuatan Jungkook yang ditakuti banyak kaum sebangsa mereka.

“terserah kau” Jungkook membuka suaranya

“kookie-ah jeballll” Yoojung mulai menitihkan air matanya.

Ucapan Jungkook barusan sarat akan hal yang ia takutkan menjadi kenyataan. Jungkook akan meninggalkannya.

Jungkook menggertakkan giginya kesal . ia lantas menoleh dan semakin menatap tajam yeoja dihadapannya. sudah tidak ada lagi perasaan sayang dalam tatapannya kini,

“LALU APA? APA YANG HARUS AKU LAKUKAN SEKARANG ? Membiarkanmu tetap menjalin cinta dengan Suga tapi Aku tetap ada disisimu untuk melindungimu? Apa aku bodoh ? HAH? kau tahu dengan jelas perasaanku padamu Yoojung”

Yoojung semakin menangis saat mendengar ucapan disertai bentakan Jungkook padanya yang sarat akan kekecewaan dan amarah.

ARRRRGHHHHHHHHHHH

Jungkook mengerang keras, tangannya bergerak menghempas angin seolah menampar angin kuatkuat

BUGHHH BRUUUKKK

Lantas gerakan Jungkook tadi serta merta membuat angin bertiup kencang, memanggil gemuruh dan menumbangkan beberapa pohon besar disekitarnya.

Yoojung berlari memeluk Jungkook dari belakang. Nafas laki-laki itu terengah-engah menahan luapan emosi, Yoojung dapat merasakan itu dalam pelukannya.

“mianhe, Jeongmal mianhe kookie-ah.. aku mohon kau mengerti”

Suara parau permohonan itu benar benar sukses menusuk hati Jungkook, sakit amat sakit. Hei bagaimana biasa kau meminta orang yang mencintaimu mengerti untuk menerima mu dengan laki-laki lain?

“Apa Maksudmu Mengerti ?!!!!!! apa aku kurang mengerti tentang semua ini? Justru aku sangat mengerti Yoojung!!! untuk itu sebaiknya aku pergi dari sisimu!!”

Jungkook berusaha melepas pelukan Yoojung, namun nihil karena Yoojung semakin mempererat pelukannya. Sebenarnya bisa saja Jungkook menggunakan kekuatannya, tapi ia tak mungkin melakukan itu karena ia tak bisa menyakiti Yoojung.

“tidak, tidak bisa kookie-ah.. kau tidak boleh pergi, tidak boleh” Gadis itu menggeleng sambil menangis dibalik punggung Jungkook.

“kau egois”

Yoojung memejamkan matanya menerima ucapan Jungkook yang amat sangat menusuk hati. tapi ia tidak memungkiri kalau ia pantas akan ucapan itu.

Kim Yoojung adalah Seorang Cenayang yang memiliki darah campuran, Ibunya adalah seorang Cenayang yang sangat hebat. Kemampuan dalam membaca takdir masa depan benar-benar tak diragukan lagi, bahkan Clan Penyihir pun sangat amat menyegani Ibu Yoojung karena kemampuannya.

Kekuatan itu juga menurun pada Yoojung dengan sempurna bahkan lebih sempurna dibanding Ibunya. Gadis itu bisa membaca Masa depan sekaligus Masa lalu seseorang bahkan suatu bangunan atau benda mati. Ia juga bisa melakukan hal seperti penyihir pada umumnya, memakai perisai, bertelepati, melesat, dan membuat ramuan. Itu semua tak lepas karena Yoojung juga mewarisi darah Ayahnya yang merupakan seorang Penyihir murni keturunan 16 keluarga kim. keluarga Penyihir yang memiliki kemampuan dan kecerdasan yang luar biasa.

Semua kenyataan itu lantas membuat Yoojung sangat disegani oleh cenayang manapun, namun meski begitu, banyak juga yang tidak menyukainya. terutama Clan Penyihir yang merasa terancam akan kehadiran Yoojung. hal itu pula yang membuat Ibu dan Ayah Yoojung meninggal demi menyelamatkan nyawa sang anak dari para Penyihir jahat. dan menitipkan Yoojung pada Penyihir Jeon yang tak lain adalah Ayah Jungkook.

Ayah Yoojung tidak serta merta menitipkan sang anak pada sahabatnya itu tanpa alasan,  tapi ada hal lain yang ia sembunyikan. keterikatan Puterianya Yoojung dan putra keluarga Jeon yaitu Jungkook yang sudah diatur alam dan teramalkan 100 tahun lalu.

Suasana hening malam yang semakin terasa dingin membuat Jungkook kembali teringat bagaimana ia bisa begitu terikat dengan gadis yang tengah memeluknya ini

“kau, apa yang kau lihat?” ucap Jungkook memecah keheningan.

Yoojung melepas pelukannya namun tidak menjauh dari Jungkook. gadis itu  berjalan memutar agar berhadapan dengan Jungkook.

“aku hanya melihat, kau tidak boleh pergi dariku”

Jungkook mendesis sinis

“Memangnya apa yang terjadi jika aku meninggalkanmu? Apa kau akan kehilangan pengawal hebat yang bisa melindungi mu dari para Penyihir jahat? dan kau akan mati?”

Tepat sasaran !

Ucapan Jungkook memang benar adanya. Selama ini Jungkook lah yang melindunginya dari Penyihir jahat yang mengincar nyawanya. Jungkook adalah Penyihir petarung Clan biru yang sangat hebat. Namja itu bisa membunuh lawannya hanya dengan tatapan mata.

Yoojung menatap Jungkook tak percaya, gadis itu sedih. sedih karena Jungkook yang ia sayang sudah tidak lagi menyayanginya.

“aaahhhh… dan aku juga akan mati jika jauh darimu? benar begitu nona kim?” dan lagi ucapan Jungkook membuat Yoojung menatap tak percaya Jungkook.

“Dari mana? Dari mana kau tahu hal itu kookie-ah?”

Itu benar, semua yang diucapakan Jungkook benar. Yoojung dan Jungkook saling membutuhkan, yang membuat Jungkook mampu bertarung hebat dan cerdas adalah karena Yoojung yang berada disekitarnya. Energi yang dimiliki Yoojung sudah terikat oleh kekuatan Jungkook sejak dulu. dan itu adalah ikatan yang dibuat Alam.

Namun kenyataan bahwa mereka tak boleh saling mencintai walau terikat benar – benar menyiksa. Terlebih perasaan Jungkook yang sudah terlalu dalam mencintai Yoojung.

Berbeda dengan Jungkook yang membiarkan perasaan itu tumbuh. Yoojung justru mengubur dalam dalam perasaan itu. bukan karena ia tidak mencintai Jungkook. tapi karena dia terlalu mencintai Jungkook. Ia tidak ingin Jungkook mati karena perasaan mereka.

Dulunya, Jungkook adalah Anak Penyihir yang tidak bisa apa-apa. Ia terlalu lemah dibanding penyihir Clan Biru lainnya. Hal itu membuat sang Ayah sedikit khawatir, karena selama ini Keluarga Jeon adalah keluarga Penyihir Clan Biru yang terkenal akan kekuatan tarungnya yang luar biasa. Bahkan Clan Merah sehebat apapun tak bisa menandingi mereka.

Sampai pada suatu ketika sahabatnya Kim Yoochun Penyihir tercerdas keluarga Kim menitipkan seorang anak perempuan padanya. Kim bilang, Anaknya dalam bahaya besar karena diincar untuk dibunuh oleh keluarga penyihir Clan Merah. Dan ia ingin menitipkan anaknya  yang bernama Kim Yoojung itu pada keluarga Jeon yang terkenal hebat dalam hal bertarung. Terlebih Kim bilang hanya Jungkook yang mampu menjaga anak itu.

Dan benar saja, walau awalnya Ayah Jungkook tidak begitu mempercayai itu, tapi lambat laun ia mulai menyadarinya. Menyadari kekuatan luar biasa yang dimiliki Jungkook. Entah karena rasa tanggung jawab untuk menjaga Yoojung atau apa, Jungkook begitu sempurna mengembangkan kekuatannya.

Sampai ia diberi gelar Penyihir Muda Terhebat Blue Eyes. Kenapa Blue Eyes? Itu karena mata biru bening yang ia miliki dapat membunuh lawannya tanpa sentuhan fisik.

Tidak ada yang bisa menandingi Jungkook. Tidak ada yang tahu kelemahan putra keluarga Jeon Keturunan ke 17 itu. Yang tahu hanya ia dan Yoojung, juga ayahnya.

“tidak perduli aku tahu darimana, keputusanku sudah bulat. Kau cenayang hebat Yoojung, kau bisa tanpa aku. Aku akan pergi mengasingkan diri darimu. Itu lebih baik untukku”

Jungkook mulai melangkah menjauh dari Yoojung.

Air mata semakin berjatuhan deras dipipi gadis itu.

“tidak, tidak bisa kooki-ah, kita tidak boleh berjauhan, aku tidak mau terjadi hal buruk padamu”

Ya, kelemahan Jungkook adalah Yoojung. Ia tidak bisa jauh dari gadis itu. Karena gadis itulah sumber kekuatan dan energinya. Begitu pula sebaliknya, Yoojung amat sangat membutuhkan Jungkook untuk melindunginya dari kejahatan Penyihir Clan Merah. Pada intinya, mereka saling membutuhkan.

Tapi ada lagi satu hal yang tidak boleh mereka langgar. Yaitu saling mencintai, Yoojung melihat masa depan yang buruk dan menyakitkan jika ia membiarkan perasaanya tumbuh lebih dalam pada Jungkook. Dan ia tidak mau itu terjadi, namun ia juga tidak bisa berjauhan dengan Jungkook.

Jujur, ia lebih baik mati jika hidup dalam Dilema seperti ini, tapi jika ia mati Jungkook Juga akan Mati.

“kumohon Jungkook-ah, aku… aku harus menerima Suga, dengan begitu negeri kita akan kembali damai dan tidak ada peperangan sengit antara cenayang dan penyihir lagi” lirih Yoojung.

“aku tidak pernah peduli soal itu, kau fikir aku ini pahlawan ? dan lagi kau percaya dengan omongan Suga?”

“Jungkook-ah, jeballll.. kau tau betapa sulitnya aku hidup dibawah tekanan karena selalu saja menjadi alasan peperangan dan membuat hidup cenayang tidak tenang. kau tau? aku selalu dihantui rasa bersalah pada para clan cenayang lainnya.. juga clan keluarga kim yang dikucilkan karena ku ?”

Yoojung histeris. ia baru saja mengeluarkan isi hatinya selama ini. ia menangis cukup keras, emosinya tumpah ruah lewat tangisan.

“kalau begitu lakukan yang ingin kau lakukan, aku pun akan lakukan yang ingin ku lakukan… aahhhh pembicaraan ini tidak ada gunanya. membuang waktu !” seru Jungkook tajam.

Yoojung tersentak mengetahui respon Jungkook yang benar benar tidak peduli lagi padanya. mata Yoojung menangkap Jungkook yang hendak melesat pergi dari hadapannya

“aku membutuhkanmu Jungkook-ah”

Sela Yoojung sebelum Jungkook benar benar pergi. Jungkook menghentikan langkahnya dan berdiam membeku

“maaf, aku tidak bisa membohongi diriku seperti kau membohongi dirimu”  ujar Jungkook dan setelahnya ia benar benar melesat pergi meninggalkan Yoojung.

“JUNGKOOK-AHHHHHHHHHHHHH”

Teriakan Yoojung menyertai kepergian Jungkook yang semakin jauh. laki-laki itu benar benar meninggalkannya sekarang.

***

Derap langkah terbirit begitu terdengar jelas disekitar hutan yang sepi, derasnya hujan pun tak mampu menutupinya. Kim Yoojung berjalan dengan langkah gontai dan air mata yang terus mengalir. ia sendiri, hanya sendiri. sebuah kejadian yang langka karena biasanya selalu ada Jungkook disampingnya. tapi kini Jungkook pergi

Yoojung meringis ketika dirasa lututnya melemas, ia berjalan sudah cukup jauh tapi tak kunjung menemukan jalan untuk kembali kerumahnya, dulu. saat Jungkook disampingnya bahkan ia bisa cepat berada sampai dirumah tanpa mengkhawatirkan apapun. kini semua itu hanya masa lalu, yang bisa dikenang dan tidak bisa dirasakan kembali

Merasa tak sanggup lagi berjalan Yoojung memutuskan istirahat sejenak, ia menyenderkan tubuhnya pada sebuah pohon.

“aku sendiri?” gumamnya lemah menyadari sekitar nya yang sepi

Srkkkkkkkkk

Suara asing geaekan dan membuat Yoojung menoleh cepat, fikirannya kalut. ia takut

Srkkkkkkkkkk

Lagi suara itu mengganggu Yoojung. gadis itu mulai gelisah jikalau penyihir clan merah ada disekitar sini dan menemukannya.. tidak banyak aang tahu kalau ia akan segera menikah dengan suga putra raja penyihir clan merah sehingga masih banyak penyihir jahat diluar sana yang mengincar nyawanya.

Wwwwushhhhhhhhhhhh

Sekelebat bayangan hitam melewati hadapannya. Yoojung makin panik ia memejamkan mata mencoba bertelepati dengan Jungkook.

Jungkookah tolong aku

Rintihnya mencoba memanggil Jungkook. namun nihil. Ia tetap sendiri.

Srkkkkkk…

Lagi suara itu terdengar lagi, dan semakin dekat.

“siapa kau ? jangan bersembunyi ! mau apa kauu ? “ teriak Yoojung

Tak ada pergerakan dari manapun, Yoojung pun merasa ini adalah saatnya ia untuk kabur. Baru saja ia akan melangkah Seseorang berbadan lebih besar menghadang jalannya

AAAAAAAAAAAA.

Yoojung memejamkan matanya kaget ..

“Sudah lama tidak bertemu Kim Yoojung ?” sapa orang itu dengan nada tajam

Yoojung tak berani membuka matanya, terlebih secara tibatiba ia melihat Jungkook meraung dan bertarung hebat serta menangis .. ia baru saja membaca masa depan Jungkook ia mempunyai.  firasat buruk soal itu .

“hei kau takut ?” ledek orang itu

Yoojung masih enggan membuka matanya, ia takut benar benar takut

“Astaga membuang waktu saja. cepat tangkap dia bodoh” teriak orang lain lagi. ternyata tidak hanya ada satu orang disini, pikir Yoojung dalam takutnya

“aishh aku tau”

Aaaarggghhhhhhhh

Yoojung merasa tungkainya melemas dan semuanya gelap. ia mencoba membuka mata tapi bgitu lemas hingga akhirnya gadis itu terkulai lemah, dengan sigap lakilaki yang menghadangnya tadi membopong Yoojung dan aembawanya pergi bersama.

“ternyata mudah menangkap cenayang ini” gumam laki-laki itu meremehkan.

***

Gelap, satu hal yang kini Yoojung tahu. Sekelilingnya gelap tanpa pecahayaan sedikitpun, bahkan ia tidak bisa melihat apapun disini, udara juga sangat terbatas. Bayangkan saja jika kau terjebak dalam ruangan yang gelap dan tanpa pencahayaan sedikitpun. Takut? Tentu saja.

Yoojung berulang kali menggumamkan nama Jungkook berharap laki-laki itu mendengarnya dan menolongnya.

“kau tidak berniat membuka mata mu?”

Sebuah suara membuat Yoojung membuka matanya dan mencari arah suara itu. Suara itu tidak asing baginya.

Ia mengenal suara itu. Suara khas

“Suga”

Lirihnya tercekat melihat suga berdiri tegap diambang pintu.

“wowww… cepat sekali kau menyadari ku?” ujar Suga tersenyum meremehkan dan dengan langkah pelan dan tatapan tajam menghampiri Yoojung yang duduk dilantai dengan kedua tangan dan kaki terikat.

“Suga apa yang kau lakukan ? lepaskan aku”

Tangis Yoojung meledak, hanya itu. Hanya itu yang bisa ia lakukan sekarang.

Suga tertawa.

Tawanya membuat Yoojung bergidik ngeri. Tawa seorang penyihir Clan Merah.

Tawa suga terhenti dan menyisakan senyum meremehkan, sebelah tangannya terangkat lalu kemudian, laki-laki itu menjentikkan jarinya.

ARGHHHHHHHHHHHHHHH

Rintih Yoojung menahan sakit dibagian lengannya yang seperti tersayat samurai tajam namun tidak ada apapun yang terlihat melukainya. Saat gadis itu menoleh, ia sontak membelalakkan matanya ketika cairan merah kental menetes dari lengannya. Ternyata ia benar-benar terluka!

“uuuu… kau terluka” sinis Suga

Yoojung menghembuskan nafas menahan sakit, ia tahu, suga yang melukainya. Laki-laki itu penyihir, dengan jentikan jari ia bisa melakukan apapun yang ia inginkan.

Cairan bening bernama air mata kembali membasahi pipi Yoojung entah untuk yang ke berapa kalinya. Gadis itu benar-benar kacau, pakaiannya sudah hampir rusak dan kotor, rambutnya terurai tak beraturan. Wajahnya lesu dan kusam. Ia benar-benar seperti orang yang tinggal menunggu kematian datang.

Suga mengernyit melihat Yoojung yang hanya diam meringis dan menahan sakit.

“sakit?” tanyanya sinis

Dengan mata memerah, yoojung mencoba menatap Suga juga dengan tatapan tajam.

“Jungkook akan datang” gumam yoojung lemah namun tegas.

Heuhh

Suga tersenyum sinis. “ohyaaa?? Wahhh bukankah pria itu tidak mau berada disisimu lagi? Kurasa juga dia sudah mati? Aku benar-benar tidak menyangka kekuatannya itu berasal padamu!”

Yoojung tak percaya dengan apa yang ia dengar, Suga mengetahui kelemahan Jungkook yang selama ini ditutupinya dan Ayah Jungkook.

“kenapa? Kau kaget aku mengetahuinya?” Suga semakin mempertajam kata-katanya.

Yoojung memejamkan matanya meringis ketika lengannya kembali terasa ngilu. Dan ketika ia memejamkan matanya, ia melihat, melihat kehancuran Suga ditangan Jungkook. Dengan senyum sinis sekaligus meringis yoojung berkata pelan.

“kau akan mati suga”

***

DEGGGGG

Jungkook menghentikan langkahnya ketika perasaan sakit itu timbul kembali. Selama ia pergi menjauh dari Yoojung, ia sering sekali mendengar Yoojung yang mencoba bertelepati dengannya. Namun hal itu serta merta dihiraukan oleh Jungkook. Tidak ! iya tidak bisa kembali. Yoojung akan bahagia bersama Suga. Gadis itu sudah memilih Suga!

Mata Jungkook memicing melihat sedikit keramaian diujung jalan setapak yang ia pijaki. Ada pemukiman disana. Jungkook memutuskan kembali melangkah, meski berat dan sakit terus menerjang ulu hatinya ia tetap mencoba berjalan. Siapa tahu, ia bisa meminta pertolongan disana.

ARGHHHHH..

Belum sampai ujung jalan, Jungkook meringis kuat ketika lengannya sakit seperti tersayat samurai tajam. Laki-laki itu terkulai lemah. Seluruh tubuhnya seperti ditusuk benda tajam. Lemas dan sakit. Hingga akhirnya gelap menerpanya.

*** TBC ***

A/N : Anyeongggg semuanyaaaa ARMYYYYYYYYYYYYYY hehee.. aku datang nih membawa fanfiction fantasy aku yang pertama kali aku buat.. gimana ? bagus gak ? hheee maaf yaa kalo ada yang Typo dan semacamnyaa.. maklumm author kan anak gahol jadi suka typo haha. Ohyaa fanfiction ini juga pernah di pos di https://koreanfanbasefanfiction.wordpress.com/

4 thoughts on “I Need U #TwooShoot 1

  1. Suka sama pembawaan dan penyusunan kalimatnya :D ditambah lagi ceritanya yang keren. Good job thor :D

    semangat ya nulisnya :)

DON'T BE SILENT READER! Leave your comment :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s