Khunfany is Destiny (Oneshoot)

khunfany destiny

Title: Khunfany is Destiny | Author : Megumi (@0729yes) | Casts: Nickhun (2PM), Tiffany ( SNSD )  | Genre: Romance, drama, sad. | Duration: Oneshoot | Rating : PG-17

.

Disclaimer : Semua cerita, karakter, setting, alur, dll adalah milik dari masing-masing author. Author sama sekali tidak terkait dengan pemilik, pencipta, atau produsen dari setiap media apapun. Tidak ada pelanggaran hak cipta dimaksudkan. Untuk tokoh utama, dan artis lainnya, bukan milik author, tapi milik orang tua, keluarga, dan agensi mereka. Author memakai mereka hanya untuk keperluan cerita.

A/N : semua cerita dalam fanfiction ini murni hasil pemikiran author sendiri ini semua karena efek kegalauan author couple favorit ini putus, huhuuuu.. . Dimohon jangan meng-copy-paste atau semacamnya tanpa izin ya, Gomawo ^^, semoga kalian suka sama fanfictionnya J RCL

.

.

.

.

.

.

.

Summary:

 

Jangan katakan maaf, bagiku cinta ini tidak berakhir. Walau bagaimanapun aku berusaha, aku tak bisa menghapusmu dari hatiku, karena bagiku hanya kau ~Tiffany

 

Ketika aku tidak tahu lagi harus bagaimana menyembunyikan kesedihan ini. Aku hanya berharap hujan datang dan menghapus semuanya. Semua kenangan buruk kita dan menyisakan kau diujung jalan untukku ~Nickhun

***

Cinta, kasih sayang, dan segala hal tentangnya itu sudah lumrah dialami setiap orang tanpa terkecuali. Meski orang itu Idol sekalipun.

Ya, semua orang juga tahu, kalau sudah menjadi idol berarti mereka milik semua orang. Tapi tetap idol pun manusia biasa yang tak luput dari rasa cinta.

Nickhun tertidur pulas didalam kamar nya. Dengkurannya menandakan bahwa ia sudah tertidur berjam-jam. Meski terlihat pulas, tapi dahi laki-laki berkebangsaan thailand itu tak berhenti berkerut dan sesekali merengkuh sakit. Jejak air mata pun begitu nyata ada di pipi nya.

Seseorang memasuki kamar Nickhun, betapa kagetnya wooyoung yang juga salah satu member boygroup Nickhun tergabung. Wooyoung melihat bagaimana kondisi kamar Nickhun yang sudah diluar kata baik. Semua barang berserak tak jelas, beberapa makanan kecil dan belasan kaleng bir tergeletak dilantai. Ia sampai ternganga melihat nya. Apa iya Nickhun hyung mabuk berat ? pikirnya.

Seingat wooyoung, semenjak kejadian beberapa tahun silam saat Nickhun mengalami kecelakaan akibat mabuk. Hyung nya itu tidak pernah menyentuh minuman itu lagi. Apalagi sebanyak ini?

Kondisi Nickhun benar benar memprihatinkan.

Mendesah pelan, wooyoung pun memutuskan membersihkan kamar Nickhun dan membaringkan Nickhun pada tempat tidur seharusnya.

Biasanya wooyoung tak akan mau melakukan itu. Tapi kali ini, untuk Nickhun ada pengecualian. Ia tahu hyung nya itu tengah frustasi berat akibat jalan cintanya yang hancur ditengah jalan.

“Sudah kubilang cari wanita lain.. kenapa kau suka sekali sihh dengan tiffany-shii yang menakutkan itu” gerutu wooyoung sembari menyelimuti Nickhun.

***

Agency confirmed Nickhun and tiffany have a broken 

Yoona tak henti hentinya membaca berulang ulang headline news dari tabletnya. Ia masih tak percaya.. heii bagaimana itu mungkin??

“Ajusii.. bisa cepat sedikit sampai dorm nya” ujar yoona yang mulai gelisah dan mengkhawatirkan eonninya tiffany, bahkan gadis itu langsung memutuskan kembali kekorea setelah ia selesai shooting cf nya.

Sesampainya di dorm. Yoona langsung bergegas masuk kedalam dan dengan cepat menuju kamar tiffany.

“Yaa.. yoongg.. kau mau kemana? Andwee” sunny sudah mengingatkan tapi yoona tetap bersi keras.

Ia segera membuka pintu kamar tiffany. Bahunya yang sebelumnya menegang langsung melemas tenang melihat tiffany yang tertidur.

Yoona mendekat memperhatikan eonninya yang tertidur sembari memeluk boneka mickie mouse yang besar. Bisa dipastikan itu milik Nickhun juga.

“Kau bahkan tertidur sambil menangis eonni.. sebenarnya apa yang terjadi? Bagaimana bisa?” Yoona mendesah pelan. Ia tak mau membangunkan tiffany, ia pun memutuskan keluar dari kamar itu.

Sepeninggal yoona, tiffany membuka matanya, ternyata ia tak benar benar tertidur. Gadis berwajah keras itu menatap boneka micky nya sendu

“Bahkan yoona saja tidak percaya.. bagaimana aku micky?.. bagaimana bisa kita berakhir begini” lirihnya pilu.

***

Eunghhhhhh….

Nickhun mengerang tertahan. Perlahan kelopak matanya mulai mengerjap ngerjap. Ada seseorang yang menganggu tidurnya.

Wooyoung yang mengetahui pergerakan Nickhun pun dengan setia menunggu Nickhun sampai benar benar tersadar.

Dan saat Nickhun sudah sepenuhnya sadar. Laki laki itu bersorak riang.

“Hyunggg… astaga kau akhirnya bangun… tunggu sebentar aku akan suruh junho membuat teh hangat.. sebentar” wooyoung dengan bergegas keluar kamar dan berteriak didalam dorm

“Yaaaa Lee Junho cepat buatkan teh hangat untuk khunie hyung.. palliii” Teriaknya

Seorang laki laki bermata sipit yang merasa namanya dipanggil mendengus kesal. Sambil berjalan gontai ke arah daput menuruti perintah wooyoung. Laki laki itu terus mendumel seperti ibu ibu

“Menyebalkan.. tidak tahu apa aku baru saja pulang syuting, lagi pula khunie hyung juga.. sekalinya datang ke dorm menyusahkan.. aishhhh”

“Jangan menggerutu!!” Teriak wooyoung yang tahu tentang junho lakukan.

Junho mencibir.

Sementara junho membuat teh, wooyoung membantu Nickhun bangun dan berjalan keruang tengah dorm mereka.

“Kau kenapa mabuk hyung? Bukankah aku sudah bilang jauhi minuman minuman itu” wooyoung bicara dengan amat lembut. Benar benar seperti wanita atau lebih tepatnya ajumma ajumma

Nickhun hanya tersenyum samar. Ya begitulah Nickhun, sekeras apapun masalah yang dihadapinya. Senyum tak pernah lepas dari raut wajahnya, meski hanya senyum ala kadarnya.

“Ini hyung”

Junho datang menyodorkan teh hangat pada Nickhun. Dengan segera Nickhun menerimanya

“Gomawo nuneo-yaa” ungkap Nickhun dengan suara yang serak

“Nee..” junho tersenyum

“Hyung.. sebaiknya kau tinggal di dorm beberapa bulan ini..  kurasa netizen dan beberapa wartawan akan mengintai apartemenmu” saran junho

Ya, 2pm memang sudah tidak tinggal satu dorm sekarang. Masing masing dari mereka memiliki apartemen sendiri, sementara taecyeon memilih kembali tinggal dengan ibunya meski hanya menumpang tidur. Dan resmilah penghuni dorm hanya tingggal wooyoung dan junho.

“Ne, junho si sipit itu benar hyung.. lagi pula keamanan dorm kan lebih ketat dibanding apartemenmu.. aku akan suruh jyp hyung lebih memperketat dorm kita” ujar wooyoung membenarkan perkataan junho

Junhi mencibir ucapan wooyoung, “kau fikir jyp hyung itu body guard mu eoh??”

Nickhun yang melihat bagaimana kedua temannya ini berbincang dan berselisih kecil memperhatikannua tersenyum.

Ternyata aku tidak sendiri. Lirih Nickhun dalam hati.

“Gwenchana.. aku akan kembali ke thailand sekarang, mungkin untuk satu atau dua hari.. aku sudah menghubungi bambam kemarin agar ia mau menemaniku”

Wooyoung mengangguk -angguk mengerti dengan ucapan Nickhun. Ia membiarkan Nickhun menenangkan diri. Karena Nickhun butuh itu.

“Tapi kurasa tidak mudah hyung, bahkan aku tadi pagi sudah diserbu wartawan di airport setelah seleasai fanmeet filmku. Dan mereka menanyakan perihal kau dan tiffany yang putus” ujar junho enteng tanpa beban.

Wooyoung membulatkan matanya menatap tajam junho.

Sementara Nickhun kembali menampakan wajah sedihnya saat nama itu kembali ia dengar. Rasanya sakit dan perih.

Junho mengatupkan bibirnya menyadari kesalahannya..

“Mianhe hyung.. aku tak bermaksud” sesal junho

Nickhun tersenyum samar, tibatiba ponsel Nickhun berdering tanda panggilan masuk. Dengan susah payah Nickhun meraih ponselnya dari saku celana,

Ia mendesah ketika melihat ponselnya, bukan karena siapa yang menelpon, tapi karena wallpapernya ponselnya merupakan foto dirinya dan tiffany saat mereka berlibur beberapa waktu lalu.

Bambam – incoming call

Tanpa berniat menjawabnya. Nickhun malah membuang ponselnya sembarang.

“Junho-yaa.. bukakan pintu dorm.. ada bambam diluar”

Junho mengangguk patuh meski lagi lagi ia melakukannya sambil mendumel

“Mengapa aku jadi seperti pesuruh, tadi wooyoung, sekarang khunie hyung.. aishh.. tapi baiklah hari ini lee junho sedang berbaik hati”

Bambam memasang cengiran kudanya yang manis saat pintu dorm 2pm terbuka. Dengan semangat ia masuk tanpa menyapa junho yang membukakan pintu untuknya

“Yaaaa bamthai jelekkkk.. kau tidak menyapaku eohh?” Teriak junho.

Wooyoung tertawa melihatnya. Itu sudah biasa, bambam sering sekali menggoda junho dengan cara seperti itu.

“Hyungg aku datang” bambam langsung menerobos dan duduk disebelah wooyoung. Hyung kesayangannya.

“Aigoo.. kau benar benar hebat dalam membully junho.. bambam-ah”

Nickhun kembali tersenyum melihat tingkah orang orang disekitarnya. Setidaknya ia meyakini dirinya kalau ia masih bisa tersenyum sekaranglah. Walau tak tahu bertahan beberapa lama.

***

Sudah berlalu Tiga hari setelah netizen dibuat heboh dengan kabar putus nya hubungan Nickhun dan tiffany.

Tiffany dan Nickhun memang belum berkomentar apa apa. Mereka sama sama bungkam dan lebih memilih menjalankan jadwal mereka. Meski Agency hanya memgungkapkan masalah kesibukan alasannya, netizen tidak puas

justru hal itu membuat spekulasi lain dikalangan netizen korea selatan. Beberapa situs berita melansir berita bahwa berakhirnya hubungan Nickhun dan Tiffany akibat adanya orang ketiga. Yaitu Lee Cheol woo yang baru baru ini melakukan pemotretan majalan fashion dengan tiffany.

Tiffany mendesah keras melihat sejumlah berita mengenai dirinya. Ia bukan orang baru didunia hallyu tapi untuk kali ini ia benar benar merasa sesak dan muak dengan segala pemberitaan yang ada.

“Eonni.. gwenchanaa?” Seohyun datang dan langsun mengambil posisi duduk disebelah tiffany.

Semua member snsd juga turut merasakan kesedihan sama dengan tiffaany, terlihat kondisi dorm yang akan hening jika tiffany sudah bergabung bersama mereka. Terlebih tiffany yang selalu murung bila di dorm.

“Aku tidak tahu, kurasa aku tidak begitu baik” ujar tiffany lirih

Tentu saja jawaban itu membuat seohyun semakin khawatir. Ia tak menginginkan ini. Ia ingin tiffany kembali menjadi tiffany yang dulu. Dimana ia akan selalu ceria dan penuh kasih sayang pada semua member. Seohyun masih ingat dengan jelas bagaimana wajah ceria tiffany beberapa bulan lalu saat akan berlibur beraama Nickhun. Seohyun rindu tiffany yang seperti itu.

“Aku tidak tahu apa yang terjadi antaramu dan Nickhun oppa, tapi aku berharap kalian bisa memikirkan lagi tentang perasaan kalian, eonni jangan siksa dirimu seperti ini.. kau ingat bahkan kalian sudah menjalin hubungan hampir 5 tahun lebih”

Tiffany mendengar kata perkata seohyun dengan tatapan sendu. Kakinya ia tekuk dan lengannya yang mendekap kakinya.

“Eonni.. bahkan Nickhun oppa tidak pernah berada dikorea semenjak berita itu muncul.. aku tahu kalian tersiksa.. jadi kenapa kalian masih seperti ini? Ayo cepat saling bertemu dan bicarakan dengan baik”

Lagi, seohyun menyuarakan pikirannya. Ya, seohyun yang akhir akhir ini sedang dekat dengan Junho salah satu member 2pm itu tahu benar jadwal 2pm termasuk Nickhun. Ia sejujurnya sangat menyesali semua itu, baginya Nickhun seperti tengah menghindar dari masalah. Dan terkadang ia mengomel dengan junho perihal itu.

Namun apa dikata, semua member 2pm sepakat tidak mencampuri urusan Nickhun. Junho bilang, Nickhun hyung itu sudah dewasa dan bisa menyelesaikan masalahnya sendiri. Lagi pula semua member sudah memberi nasihat untuk Nickhun hyung. Dan lagi junho juga bilang tidak ada yang tahu yang terbaik untuk Nickhun selain dirinya sendiri. Jadi semua harus percaya dengan apapun keputusan Nickhun hyung.

Helaan nafas terdengar keluar dari tiffany.

“Kau tahu mereka dimana sekarang?” Tanya tiffany

Seohyun mengangguk “junho bilang, mereka sedang ada di jepang melaksanakan konser jepang mereka”

Lagi, tiffany mendesah

“Bahkan dia mampu melakukan tugasnya tanpa beban” lirih tiffany

“Eonniii.. “

“Gomawo seohyun-ah.. tapi aku dan Nickhun tahu apa yang terbaik untuk kami.. aku,,.. ak..kuu.. aku juga berharap Nickhun kembali padaku”

Lirih tiffany sebelum akhirnya satu tetes air mata lolos dari pipinya

Tepat saat itu, tiffany kembali mengingat bagaima ia dan Nickhun bisa berpisah seperti sekarang

Nickhun memejamkan matanya menahan amarah yang bergemuruh dihatinya. Ia sudah cukup kesal hari ini dengan berbagai jadwal yang semakin sesak. Kini wanita dihadapannya yang seharusnya membuat mood nya kembali justru semakin membuatnya meledak ledak

 

 

“Wae? Kau marah?” Ungkap tiffany dengan nada menantangnya. Sejujurnya tiffany sedikit bergetar melihat Nickhun mulai menampakkan ekspresi seperti sekarang.

 

 

Tapi ia sudah kepalang marah. Sudah berulang kali Nickhun membatalkan janji kencan dengannya karena alasan ini dan itu, sekarang justri Nickhun dengan mendadak memintanya menemani disaat ia sedang sibuk dengan persiapan comeback dan album baru. Benar benar egois, pikir tiffany

 

 

Nickhun menghela napas kasar

 

“Kau tidak suka menemaniku disini?” Sinis Nickhun

 

“Oppaa..”

 

“Kalau kau memang tidak suka, sebaiknya kau pulang sana” ketus Nickhun

 

“Mwoooo???” Tiffany mengerutkan alisnya kesal

 

Nickhun hanya memalingkan wajahnya keluar jendela, kini mereka sedang berada disalah satu cafe ternama. Cafe ini sepi tentu saja, Nickhun sudah menyewa cafe ini agar ia bisa bebas tanpa dilihat siapapun.

 

 

“Kau menyebalkan” tiffany menarik tasnya kasar dan berdiri hendak melangkah pergi

 

 

“Aku tidak menyangka melakukan pemotretan dengan lee cheol woo itu lebih menarik dibanding bertemu denganku” ketus Nickhun saat tiffany belum terlalu jauh meninggalkan ya

 

 

Tiffany menghentikan langkahnya. Ia menoleh dengan kesal tak terima akan ucapan Nickhun barusan

 

 

“Kau bilang apa barusan?” Tanyanya

 

 

Nickhun menghela napas dan berdiri. Ia kemudian melangkah mendekat kearag tiffany, sementara tiffany hanya memperhatikan setiap gerakan Nickhun dengan tenang

 

 

“Apa kita sebaiknya berakhir?”

 

Satu kata sakral keluar dari bibir Nickhun. Sontak tiffany membolakan matanya tak percaya. Tubuhnya bergetar mendengar kalimat itu bisa sampai keluar dari Nickhun

 

 

Nickhun menatap tiffany sendu. Matanya sirat akan penuh perasaan yang membuncah namun menyakitkan, Nickhun sendiri tidak begitu mengeri dengan semuanya. Bahkan ia tidak tahu kenapa ia bisa berucap seperti tadi

 

 

Satu tetes air mata jatuh dari tiffany, dengan segera ia menyekanya dengan punggung tangannya. Nickhun tertegun melihatnya. Wanitanya menangis, ini pertama kalinya ia melihat tiffany menjatuhkan air mata dihadapannya dan itu karena dirinya.

 

“Mi.. mianhee.. aku” Nickhun mulai merasa bersalah, ia bergerak ingin menyentuh tiffany. Namun tiffany menolak.

 

“Aku tidak menyangka kau bisa mengatakan itu” tiffany kembali meloloskan air matanya.

Ia mengigit bibir bawahnya menahan tangisannya agar tidak semakin menjadi. Baginya ucapan itu adalah hal yang peling penting dalam membina hubungan.

 

“Baik.. aku mengabulkan permintaanmu Nickhun” tukas tiffany

 

Nickhun kaget, ia kembali mencoba menyentuh tiffany, namun lagi lagi tetap ditolak

 

“Chagiya.. ak..akuu”

 

Nickhun mulai menyesal.. kenapa ia begitu bodoh bisa berucap seperti tadi. Ia terlalu emosi. Ini benar benar bukan keinginannya yang sebenarnya

 

Tiffany sudah tidak kuat lagi, ia memutar tubuhnya dan berlalu pergi dengan cepat. Meninggalkan Nickhun dalam segala penyesalannya.

 

Nickhun memasuki JYP Building dengan tenang. Ia melangkah dengan pasti menelusuri setiap ruangan untuk menuju tempat dimana ia diminta interview untuk acara JYP Sixteen, sebuah program baru untuk menseleksi anggota girl group yang akan didebutkan oleh JYP .

Langkahnya terhenti ketika sepasang mata memperhatikanya dari atas sampai bawah. Yang tidak lain adalah Pd-nimnya sendiri.

“Waee hyung???” Tanya Nickhun malas dengan tatapan mengintimidasi Park Jinyoung, atau biasa orang lebih mengenalnya JYP

“Bagus sekali kau… meninggalkan korea dengan segudang scandal. Kau tahu aku dibuat pusing oleh semua itu” kata JYP dengan nada dramatisnya

Nickhun menhela nafas

“Acuhkan saja mereka”

Nickhun berjalan melengos masuk kedalan studio

“Mwoo?? Acuhkann? Hei mana bisa seperti itu… lagi pula sebenarnya apa yang terjadi dengan kalian. Kenapa sampai bisa seperti itu” JYP mengekori Nickhun masih terua konsisten dengan cuap cuap nya

“Berakhir dalam sebuah hubungan hal biasa hyung”

“Tapi ini berbeda.. kau dan tiffany sudah menjalin hubungan 5 tahun bahkan sebelum aku mengijinkanmu go public… dan sekarang berakhir dengan mudah.. daebakk..”

“Hyung.. bisa tidak membahas itu, aku lelah..” ujar Nickhun

JYP menghela napas, “baiklah… aku tahu kau bisa menyelesaikan ini sendiri.. setengah jam lagi proses syuting… kau bersiap siaplah”

Nickhun mengangguk. Kemudian JYP berlalu pergi dari studio. Nickhun kini hanya sendiri, ia meraih ponselnya yang sudah beberapa hari ini ia non aktifkan.

Saat baru saja ponsel itu ia aktifkan kembali. Begitu banyak panggilan serta pesan masuk. Nickhun tak tertarik dengan itu semua, justru ia hanya menatap sendu layar ponselnya yang menampilkan gambar tiffany dengan boneka mickir mouse pemberiannya.

“Bogoshipeoo” lirih Nickhun

Nickhun menyalakan televisi diruangan itu dengan maksud agar tidak terlalu sepi. Namun ia salah, televisi itu justru tengah menayangkan wajah seseorang yang amat ia rindukan saat ini, tiffany yang tengah menyanyikan lagu Because its you

Mianhadan mal haji marayo..

Nae-ge sarangeun kkeuti aninde..

Ireohke uri heyeojindamyeon..

Eotteo-khaeyo.. Eotteo-khaeyo..

Sarang hana ppuninde sarang-hal su eopt-ko..

Cheongmal ha-goshipeun mal hal sudo eom-neunde..

Cheomcheom meo-reojyeo-ganeun

Sarangi jigiji mothal

Maldeu-ri nal ul-ke haneyo.

Komapdaneun mal haji marayo..

Nae modeun sarang ju-go shipeunde..

Ireohke uri nami dwehn-damyeon..

Eotteo-khaeyo.. Eotteo-khaeyo..

Sarang hana ppuninde sarang-hal su eopt-ko..

Cheongmal ha-goshipeun mal hal sudo eom-neunde..

Cheomcheom meo-reojyeo-ganeun

Sarangi jigiji mothal

Maldeu-ri nal ul-ke haneyo

Disana tiffany meneteskan air matanya diakhir lagu. Nickhun tau itu, meski kamera tak menangkap bagian itu. Salah satu MC bertanya apa lagu itu ditujukan untuk Nickhun? Dan tiffany hanya membalas dengan senyum.

Nickhun benar benar tidak kuat lagi. Ia merasa bersalah dan egois pada tiffany. Ia pub memutuskan pergi dan mengirim pesan singkat pada JYP

“Hyung.. undur jadwal interview besok. Aku ada urusan mendadak”

***

Semilir angin benar benar menyejukkan sore ini. Daun daun sekitar sini juga sangat menyambut baik para angin. Pulau Nami benar benar indah dimusin semi seperti sekarang.

Langkah kecil tiffany benar benar menikmati keindahan pulau ini. Matanya terpejam tiap kali semilir angin menyapu wajahnya. Lantunan lagu yang terdengar dari headset yang ia kenakan menambah kehangatan. Terlebih ia sedang mencoba menenangkan hati dan fikirannya.

Dulu, ia pernah bercerita dengan Nickhun bahwa ia sangat ingin berkencan di pulau nami. Pulau yang identik dengan drama winter sonata ini. Namun Nickhun belum mewujudkan itu, karena jadwal mereka yang terus padat.

Close my eyes and let the world go by

i feel the rain drops on my mind

and when the time gets hard with no where left to

hide

just wanna drop down and cry

Then you came and change my life

being the bestest friend of mine

oh i cant ask for more

so let them bring it on

let it rain let it rain

oh i aint scared no more

let it rain let it rain

i know i got you by my side

then you came and change my life

being the guardian angel of mine

wrap your wings and protect me

without you i cant make it through the rain

let it rain let it rain

Tiffany tertegun. Playlist yang ia putar berganti lagu dan memutar lagu Let It Rain milik Nickhun.

Matanya memanas mendengar lagu itu. Sejujurnya ia merindukan suara itu. Suara Nickhun

Tes

Tes

Tes

Entah suatu kebetulan atau tidak. Rintik rintik air turun dari langit, tiffany mengadahkan tangannya dan mendongak menatap langit yang mulai menggelap.

Apa akan turun hujan ?

Tetesan air itu lama kelamaan kian banyak dan menjadi seperti gerimis. Tiffany tetap pada posisinya. Ia memejamkan matanya menikmati hujan di pulau nami dengan lantunan bait demi bait lagu Nickhun yang menemani

“Bogoshipeooo”

Lirihnya pelan

***

Nickhun menghentikan mobilnya didepan sebuah tempat wisata. Ia menempuh perjalan cuku jauh dari seoul. Ia sendiri tidak tahu kenapa ia mendadak ingin kemari. Ia hanya menuruti keinginan hatinya. Beruntung kali ini tempat ini tidak begitu ramai pengunjung mengingat sudah hampir menjelang malam hari

Tepat saat ia turun dari mobilnya. Rintik rintik hujan mulai turun. Beberapa orang segera berlalu lalang mencari tempat berteduh. Namun berbeda dengan Nickhun, ia justru diam ditempatnya ketiga hujan menyambutnya.

Matanya terpejam, menarik napas dalam dan membuangnya teratur.

“Ketika aku tidak tahu lagi harus bagaimana menyembunyikan kesedihan ini. Aku hanya berharap hujan datang dan menghapus semuanya. Semua kenangan buruk kita dan menyisakan kau diujung jalan untukku “ ungkap Nickhun dalam hati sebelun akhirnya memutuskan berjalan menelsuri pulau nami dalam keadaan hujan.

***

Langkah demi langkah

Detik demi detik

Terus berlalu

Takdir tengah mencoba menyatukan kembali kedua manusia itu

Hujan menemani mereka

Dalam tempat yang berbeda

Setiap bagian tubuh mereka mencoba membuat pemiliknya kembali bertemu dengan yang ia rindukan

Perasaan yang amat mendalam ini juga amat menginginkan itu

Nickhun dan tiffany berjalan dari arah yang berbeda.

Berjalan pelan selangkah demi selangkah tak perduli dengan hujan yang semakin deras

Ketika Nickhun menyadari ada sepasang langkah kaki dihadapannya. Ia mencoba melihat siapa orang itu

Betapa terkejutnya ia melihat tiffany dihadapannya.

Apa doanya terkabul? Pikir Nickhun

Sama dengan Nickhun, tiffany juga tak percaya bahwa kini Nickhun ada dihadapannya

Nickhun tersenyum.

Tiffany tertegun

Nickhun melangkah mendekat

Tiffany hanya diam tak berkutik

Saat manik mata mereka semakin dekat

Nickhun meraih tiffany kedalam pelukannya

Pertahanan tiffany runtuh saat itu juga

Ia lemas dalam pelukan hangat Nickhun

Air matanya mengalir dengan deras meski tersamarkan hujan

“Mianhee..  jeongmal mianheeee” lirih Nickhun

Melepas pelukannya, Nickhun berniat memandang wanitanya lebih intens.

Tiffany hanya menunduk tak kuat menatap Nickhun

Tangan Nickhun terluru menangkup wajah tiffany. Menggerakkanya untuk menatapnya

“Kau mau memafkanku?” Tanya Nickhun

Tiffany hanya diam dan menatap manik mata cokelat milik Nickhun dengan intens. Kemudian kepalanya mengangguk menjawab pertanyaan Nickhun

Senyum nichkun mengembang. Ia kemudian memberi beberapa kecupan pada tiffany.

Dari mulai puncak kepala, mata, hidung, pipi hingga bibir gadis itu. Tiffany memejamkan matanya.

“Aku tidak mau seperti ini lagi. Aku hampir mati kau tahu” ujar Nickhun

“Kau yang memulainya bodoh” tiffany memukul pelan dada bidang Nickhun

“Aku kan hanya cemburu”

“Cemburu mu berlebihan”

“Baiklahh..  aku salah kali ini, aku mencintaimu.. untuk itu jangan buat aku cemburu” ujar Nickhun

Tiffany menatap Nickhun dan seuntai senyun terukir di bibirnya

“Aku tidak janji”

“Mwo??”

Nickhun memajukan bibirnya kesal.

“Jangan katakan maaf, bagiku cinta ini tidak berakhir. Walau bagaimanapun aku berusaha, aku tak bisa menghapusmu dari hatiku, karena bagiku hanya kau” tutur tiffany lembut.

Gadis itu kemudian lebih mendekat, ia menempelkan bibirnya lembut pada bibir Nickhun.

Nickhun yang semula hanya diam, kemudian tersenyum dan merengkuh pinggang tiffany semakin mendekat dan memperdalam sentuhan bibir mereka.

“Aku senang karena kau kembali untukku” ungkap Nickhun dalam hati

“Tidak ada yang sepertimu Nickhun oppa, aku tidak bisa bayangkan jika aku benar benar kehilanganmu” tutur tiffany dalam hati

Fin

18 thoughts on “Khunfany is Destiny (Oneshoot)

  1. Khunfany ! Mudah mudah emang begini endingnya! Mereka tetap bersama sampe kakek nenek deh! Semangat ya buat Khunfany lainnya :)

  2. makasih Thor udah bikin ff KhunFany :’) Ah.. Aku harap mereka kayak gini kejadiannya meski nggak 100%.. intinya KhunFany harus tetep jadian lagi #maksabanget #ahbiarin Masih rada kesel soalnya banyak komentar yang bilang senenglah, masih ada harapan khun***** pacaran lah… ah udahlah malah curcol.. pokoknya makasih udah bikn ff ni ya Thor!! Keep Writing (•_•)9

    • iya bener banget, sekarang malah khuniiee kembali dicouple couple sama yang ituh, aduhhh.. aku mah sukanya sama tiffany hahha..

      makasih ya udh mampir :-) gumawoooo ^^

DON'T BE SILENT READER! Leave your comment :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s