Singing Got Better Chapter 3

IMG_20150724_211037

Title: Singing Got Better

Author: Kim Jaemi

Cast: Jackson (Got7)

*Min Daezi (Author chingu)

*Min Yoongi (Bts)

Support Cast: Find them when you read it!!

Genre: Romance

Length: Trilogi

Disclaimer: No Copas!! No Plagiarism! Happy reading guys ^^ #PeaceUp&V

#Before

Dae zi membuka mata, ia membalikan tubuh pada seorang namja yang tengah berdiri. (Sebelumnya rasa kagum akan kecantikan yeoja di jendela itu membuatnya tak bisa berkata. Di tambah sinar matahari yang juga memperjelas wajah yeoja itu).

“Nona, ayo kita makan bersama!” Suga pernah mendengar bahwa yeoja yang diajak berbicara, adalah yeoja yang dingin yang tak peduli dengan ajakan orang lain.

“Kau sugakan?”

Singing Got Better Chapter 3

—SALAH PAHAM MENGHANCURKAN SEGALANYA—

“Bagaimana sunbae bisa tahu?”

“Bighit adalah adiknya Jyp, adikku adalah pelatih vocal di Bighit dan Jyp. Ia selalu menunjukan fotomu padaku yang selalu mengeluh karena belum juga debut.” Suga benar-benar malu, ia hanya menggaruk-garuk tengkuk kepalanya.

Suga memberanikan diri untuk mengajak seorang yeoja yang tengah melamun di depan rumah untuk pergi jalan-jalan. Raut kesedihan yang terpapar dengan jelas di wajah yeoja itu membuatnya ingin menghibur, walapun ia tak yakin akan berhasil.

“Kau anak Daegu?” tanya Dae zi yang sukses membuat Suga terkejut.

“Ne sunbae.”

“Jangan panggil aku sunbae! Sepertinya kita seumuran, berapa umurmu?”

“Aku hampir menginjak dua puluh tiga tahun.”

“Berarti kau satu tahun lebih tua dariku.”

Setelah seminggu mengambil cuti sebagai trainee, tiba saatnya Suga harus kembali pada aktifitasnya, menjadi seorang trainee. Ia meminta do’a pada ibunya agara segera debut. Di saat itu pula Dae zi berpamitan pada ibu Suga untuk kembali ke Seoul.

Di sisi lain semua media masa tengah memberitakan kabar menghilangnya Min dae zi untuk beberapa minggu belakangan ini. Para wartawan terus menunggu kabar di depan kantor Jyp, pihak Jyp sendiri membatah bahwa Dae zi menghilng karena kontrak yang sudah berakhir.

“Mana mungkin kontrak sudah berakhir, nona Dae zi baru debut dua tahun yang lalu. Apa Jyp berniat melepas artis yang sedang naik daun padahal ia baru menginjak di tahun kedua?” tanya wartawan pada manager Dae zi.

Di dalam mobil yang dikemudian oleh Dae zi, Suga hanya terdiam. Ia bingung harus mengatakan apa pada sunbae yang memberinya tumpangan ke Seoul.

“Jangan segrogi itu, santai saja.”

“Sunbae, maksudku Dae zi-ssi, eum apa Youngjae adikmu?”

“Eum, tak ada yang tahu karena kami berbeda ayah.”

Sesampainya di agensi Jyp, mereka dikejutkan oleh banyak wartawan yang tengah duduk-duduk di sepanjang kantor Jyp.

“Kenapa banyak para wartawan?”

Suga menuruni mobil untuk mencari tahu kenapa banyak para wartawan. Ia bertanya pada salah satu wartawan, tak ada yang mengenalinya karena memang ia belum debut.

#Jackson *Pov*

Aku dan Mark hyung tengah terduduk di sofa ruang tamu. Aku hanya termenung, aku rasa memang sudah tidak ada hubungan apa-apa antara aku dan yeoja itu. Mark hyung tengah asyik melihat kearah layar ponsel sembari tersenyum-senyum. Aku menebak mungkin ia tengah bercanda dengan yeojachingunya yang di Hongkong. Seharusnya dulu aku mencari gadis Hongkong juga, sama-sama keturunan Hongkong dan tidak akan pernah merasa sakit hati. Jr yang memanyunkan wajah berjalan kearah kami, untuk beberapa hari ini namja yang biasanya cerewet beubah menjadi pendiam.

“Kau kenapa?” tanyaku akhirnya.

“Dae zi sunbae telah mengundurkan diri dari Jyp, itu artinya aku tidak akan bertemu dengannya lagi.”

“Kenapa kau memanggilnya dengan sunbae? Dia sebaya denganmu.”

“Yaa Jackson-a bagaimana kau bisa tahu kalau aku sebaya dengannya?”

“Kau sebaya dengankukan? Dia juga sebaya denganku.”

“Geotjimal.” Dia kembali memasang wajah sedih, sebenarnya kenapa dia sesedih itu? Harusnya akulah satu-satunya orang yang bersedih.

“Kau buang-buang waktu saja.” ungkap Mark hyung akhirnya karena sedari tadi hanya terdiam. “Mengencani asisten hanya untuk mencari informasi seorang artis, benar-benar bodoh.”

Jadi Jr mengencani yeoja itu hanya demi mendapat informasi tentang Min dae zi? Benar-benar tak masuk akal.

Ternyata ungkapan Jr benar, Dae zi dikabarkan menghilang. Banyak wartawan yang sibuk mencari keberadaannya. Bahkan saat ini saja di depan Jyp sudah banyak para wartawan yang menunggu.

#Dae zi *Pov*

Karena apartemen serta kantor banyak para wartawan Suga mengajakku pergi ke agensinya. Aku tak bisa menolak karena aku tak punya pilihan. Banyak yang menyambutku termasuk byun shik pd-nim. Di ruang pribadinya aku dipersilah duduk, bahkan aku juga dipesankan beberapa makanan dan minuman.

Aku meminta Suga untuk mengantarku ke rumah kecil impianku yang saat ini hanya menjadi kenangan. Aku memakai topi, kaca mata melewati jalan setapak. Suga menungguku di belokan yang akan menuju rumahku. Aku terkejut melihat seorang namja tengah berdiri dengan seorang yeoja, mereka berciuman dengan mesra sekali. Seolah-olah tak ada dosa yang membebani. Aku menghentikan langkah kakiku, menutup mulutku yang sebenarnya terbuka. Air mataku mulai menitih dan segera aku menghapusnya. Rumah sederhana yang ingin aku tempati untuk membesarkan anak-anakku bersama suamiku kelak menjadi tempat perselingkuhan. Menjadi tempat yang paling aku benci. Oh aku bukanlah lagi kekasihnya, mulai saat ini aku bukanlah lagi kekasihnya. Aku memasuki rumah tanpa melihat kearah mereka yang sepertinya terkejut melihatku.

“Min dae zi.”

“Eoppa kau mengenal Dae zi sunbae?” Aku masih tak menghiraukan, aku terus memasuki rumah lalu mengambil cincin di dalamnya. Jackson mengikutiku masuk ke dalam rumah, ia cerewet sekali hari ini. Tapi sedikitpun aku tak berniat meresponnya.

“Aku mengembalikan cincin ini padamu, aku berniat menyimpannya. Itulah sebabnya aku datang kesini, aku benar-benar benci rumah ini. Rumah yang kita bangun dengan susah payah malah kau buat selingkuh dengan yeoja lain, bahkan kau berciuman di rumah yang sama sekali belum kita tempati. Aku bukan lagi kekasihmu, jadi kau bebas melakukan apapun saat ini.” Aku melangkahkan kaki menuju mobil.

Semenjak kejadian di rumah itu aku memutuskan untuk menjadi seorang artis, tapi tidak di Jyp melainkan di Bighit dengan syarat aku bisa menjadi seorang Pr. Akan sia-sia sarjana ilkomku kalau aku hanya menjadi seorang artis. Pihak Jyp menuntutku, untuk pertama kalinya aku meminta bantuan pada ayah tiriku yang super kayanya di Mokpo. Ayah Youngjae itu membayar semua denda serta mencabut saham di Jyp karena sudah menipu putri tercintanya. Dulunya aku membencinya dan menganggapnya juga membenciku. Tapi setelah hari ini aku benar-benar menyayanginya dan aku rela melepas ibuku padanya.

#Suga *Pov*

Semua member berterimakasih padaku karena pada akhirnya kami akan debut dengan nama Bts. Awalnya aku berpikir ini hanya lelucon, kami akan debut dengan nama BANGTAN SONYEONDAN? Tapi tak masalah, semoga saja nama Bts akan menjadi terkenal. Sebenarnya debut kami ini karena aku membawa Dae zi ke agensi Bighit. Waaah… yeoja itu menjadi pusat perhatian di berbagai acara. Apa Bts bisa sepertinya ya! Dia hanya penyanyi solo sedangkan kami bertujuh, aku yakin pasti bisa.

#Author *Pov*

Comeback Dae zi kali ini bukan di Jyp melainkan di Bighit. Awalnya pihak Jyp menyayangkannya dan akan menuntut Dae zi, namun setelah dipikir-pikir. Pemilik Jyp dan Bighit adalah adik kakak jadi tak ada masalah karena Jyp lebih besar daripada Bighit.

Di dreamconcert yang menghadirkan beberapa bintang seperti Exo, Teen top, Infinite, Bts, Got7 dan penyanyi solo terbilang sukses. Sudah banyak penonton yang memenuhi bangku, konser besar-besaran yang di gelar oleh presiden ini untuk memperingati hari jadi Korea selatan alias hari kemerdekaan.

Nama Min dae zi dipanggil untuk naik keatas panggung, ia menyanyikan lagu ballad. Beberapa kali air mata menitih di kedua pipinya, tak ada seorangpun yang tahu karena jarak panggung dan penonton sangatlah jauh. Ia menjatuhkan mixcro– semuanya terkejur termasuk presiden. Ia menyanyikan lagu yang menceritakan perpisahan karena salah paham, sebenarnya ia masih sangat mencintai Jackson. Segera Suga berlari keatas panggung, membalikan tubuh seorang yeoja lalu menciumnya agar tak seorangpun yang tahu bahwa Dae zi tengah menangis.

Para penonton berteriak histeris, Jackson sendiri membelalakan kedua matanya tak percaya.

#Jackson *Pov*

Di dalam dorm Jr tak hentinya berbicara mengenai ciuman di atas panggung tadi.

“Jadi Suga hyung pacar si dingin yang selalu disembunyikan dari public?”

“Kau tahu kalau Dae zi sudah punya pacar?” tanyaku dengan kepala yang suntuk, rasa-rasanya akan meledak.

“Aku kan sudah bilang aku mengencani asistennya, aku selalu mendapat info dari yeojachinguku itu. Aku kasihan pada Suga Hyung.”

“Kenapa?” Hais, sebenarnya aku muak mendengarkan cerita-cerita Jr yang sebenarnya tak tahu apa-apa itu. Ia mengira bahwa aku adalah Suga anak Bts yang baru debut beberapa bulan lalu.

“Ini rahasia ya, yeojachinguku mengatakana bahwa Pd-nim pernah mengirim undangan palsu di rumah impian Dae zi sunbae. Dan yang lebih para lagi yeojachinguku mengganti nomor Suga hyung dengan nomor yang hampir sama. Dae zi sunbae benar-benar gelisah karena Suga hyung tak pernah membalas ataupun mengangkat panggilan teleponnya.”

“Mwo?” Aku berdiri tak percaya yang membuat Jr terkejut. Jr mengeluarkan ponsel miliknya lalu menunjukan sebuah video padaku.

“Ini sudah dihapus, tapi yeojachinguku memang pintar sebelum dihapus ia sudah mencopynya terlebih dahulu.”

*

“Kenapa anda tidak pernah mau berciuman di setiap kali beracting?”

“Karena namjachinguku?”

“Anda mempunyai namjachingu?”

“Eum.”

“Anda selalu menolak acara Wgm dan roomet apa ada alasan lain?”

“Tentu karena aku tidak ingin membuat namjachinguku terluka dengan aku mengikuti acara seperti itu.”

“Siapa namjachingu anda?”

“Jackson Wang Jia-er.”

*

`”Jackson?” tanya Jr tak percaya. “Aaah kenapa aku tak teliti? Aku sudah berkali-kali melihat video ini. Jadi bukan Suga hyung melainkan kau Jackson?” Aku mengabaikan ucapan Jr, segera aku berlari menuju mobil lalu menancap gas menuju apartemen Dae zi. Sayangnya apartemennya sudah dijual, lalu tinggal dimana yeoja itu? Aku menghubungi ponselnya namun nomornya sudah tidak aktif. Aku benar-benar bodoh, pantas saja dia marah padaku. Ternyata akulah yang sudah mengkhianatinya dengan berciuman bersama yeoja lain di rumah impian. Aku sangat marah pada saat itu. Kemana aku harus mencarinya. Aku menancap gasku menuju Bighit, sekarang ini dia artis Bighit.

Di dalam mobil aku melihatnya melalui jendela tengah bercanda-canda dan tertawa-tawa dengan seorang namja. Mereka terlihat akrab, maafkan aku Dae zi-a.

#Suga *Pov*

Aku semakin dekat dengan seorang yeoja yang dulu kupanggil sunbae. Yeoja yang aku panggil sunbae dulu ternyata lebih muda satu tahun dariku. Ia menyuruhku untuk memanggil namanya saja. Di ruang tamu Bighit aku sedang bercanda-canda dengannya. Pasca ciuman yang membuat kami banyak didatangi wartawan kami memutuskan menjadi sepasang kekasih. Tentunya berscenario, Byun shik pd-nim yang menyuruh kami agar bersandiwara. Tapi yang terjadi bukanlah sandiwara, aku merasa benar-benar menjalin hubungan dengannya. Setelah aku mengantar ke rumah yang melewati jalan setapak dan ia menangis aku mulai memiliki sedikit perasaan padanya. Dia benar-benar mencintai mantannya itu, saat dia menangis di atas panggung dan aku menciumnya. Jujur saja jantungku berdetak sangat kencang.

Ketika kami tengah asyik mengobrol, tiba-tiba seorang namja menarik tangannya lalu memeluknya. Ekspresi di wajah yeoja itu seketika berubah, wajah sedih langsung terpapar di wajah cantiknya. Tatapan tajam ke depan juga terlihat, di pelukan namja itu ia sama sekali tak menggerakan tubuhnya. Aku semakin geram, apa yang sebenarnya namja ini lakukan?

“Mianhe Dae zi-ya! Aku pikir kau yang sudah mengkhianatiku dengan menerima undangan di depan rumah kita dan tak pernah sekalipun mendapat kabar tentangmu di Amerika.”

“Lepaskan aku!”

Aku seperti penonton melo drama secara live di depan mataku. Jadi Jacksonlah orangnya yang sudah membuat Dae zi menangis selama setahun ini? Aku melepas paksa pelukannya, menarik tangan Dae zi agar berada di belakangku.

“Jauhi dia!”

“Hyung aku tahu aku lebih muda darimu tapi aku senior.”

“Aku tidak peduli, yeoja ini masa depanku dan kau masa lalu yang ingin dilupakannya.” Aku menatap geram kearah namja berkulit tan di depanku. Dae zi yang berada di belakangku mulai menangis, sebenarnya aku tahu bahwa dirinya masih menyukai namja di depanku.

“Hyung aku akan pergi setelah mendengar bahwa dia tidak lagi mencintaiku.”

“Aku membencimu, semuanya sudah menjadi kenangan.” Kami berdua melihat kearah Dae zi yang sedari tadi menitihkan air mata. Aku tahu dia berbohong, semuanya terlihat jelas di matanya. “Dan maafkan aku eoppa, aku sudah memanfaatkanmu. Aku ingin menghentikan semuanya, aku benci dengan sandiwara.” Dia berlari masuk ke studio.

Aku dan Jackson masih saling tatap satu sama lain. Tatapan dingin yang mematikan.

Di depan komputer aku mencoba untuk mengaransemen lagu-lagu Bts. Aku tak fokus, sudah banyak kertas yang terbuang sia-sia dan berserakan di lantai. Malam itu membuatku tak tenang, ternyata hanya aku seorang yang menganggap hubungan itu bukanlah sandiwara.

#Author *Pov*

Ketiga orang tengah termenung di tempat yang berbeda. Suga tengah berkutat dengan bulpoin dan kertas-kertasnya, Jackson berlatih dance yang dimulai dari beberapa jam yang lau dan Dae zi memainkan bibir dengan tangannya sembari terlihat berpikir.

“Kau akan pergi ke Amerika dan bersaing dengan artis-artis Go internasional disana.” Ucap Byun shik Pd-nin dengan menyerahkan sebuah tiket.

Dae zi berpamitan pada namja yang selalu menemaninya. Menemaninya di saat hatinya terluka. Suga tak bisa berbuat apa-apa karena ia memang tak berhak untuk melarangnya pergi, meskipun ia ingin.

#Dua Tahun Kemudian

Seorang yeoja dengan memakai dress hitam serta topi bulat sedang menuruni mobil. Gadis yang baru pulang dari Amerika ini melewat Red carpet. Sudah banyak jepretan kamera yang ditujukan kearahnya. Dompet mungil yang dibawa di tangan kirinya menambah keanggunannya.

“Nona bagaimana kabar anda?”

“Baik-baik saja.”

“Nona siapa pacar rahasia yang sedari dulu anda rahasiakan.”

“Cepat atau lambat kalian akan tahu.”

Di konser yang mendatangkan artis-artis ternama Korea sedang berlangsung di gedung besar tengah kota. Banyak penonton yang memenuhi kursi. Di barisan depan sudah terisi dengan bintang-bintang Korea.

`Nama Bts dipanggil untuk menyanyikan satu lagu yang berjudul Joryeo. Kemudian Got7 yang menyanyikan Love train.

“Mari kita sambut penyanyi Go internasiol Korea, Min dae zi.”

Dae zi maju ke atas panggung, semua artis dan penonton tak percaya. Mereka semua tak pernha mengira bahwa akan ada Dae zi juga yang mengisi acara. “Aku adalah penggemarmu Dae zi-ssi.”

“Eoh gamsahabnida.”

Mc mempersilahkannya untuk menyanyi dan menari di lagu yang akan ditampilkan oleh Dae zi.

Dulu aku keluar dari itu karena kelembutanmu

Karena sikap manismu, karena kebohonganmu

Mimpiku berubah

Dari seorang penyanyi terkenal

Aku mencoba untuk menjadi seorang istri yang baik

Aku bodoh, aku bodoh

Kemampuan menyanyiku membaik setelah putus darimu

Setelah tergila-gila dengan musik, semua lirik lagu

Terasa seperti ceritaku jadi aku menyanyikannya sampai mati

Sedikit demi sedikit, perlahan, air mataku kering

Aku tak dapat melihat apa yang ada didepan, ini sangat berat

Aku banyak mengutuk dan menghancurkan diriku dengan minum-minum

Sekarang semuanya sudah berakhir, setelah kehilanganmu

Aku mendapatkan harapan yang lebih besar

Ini benar-benar suatu keberuntungan yang amat sangat, ini benar-benar suatu keberuntungan

Kemampuan menyanyiku membaik setelah putus darimu

Setelah tergila-gila dengan musik, semua lirik lagu

Terasa seperti ceritaku jadi aku menyanyikannya sampai mati

Sedikit demi sedikit, perlahan, air mataku kering

Suatu hari, kau mungkin akan menelponku

Kemudian kuharap kau akan menjadi seorang pria dan memberiku ucapan selamat

Karena semua ini berkatmu

Aku akan mempersiapkan sebuah pesan terima kasih yang bagus untukmu

Kemampuan menyanyiku membaik setelah putus darimu

Setelah tergila-gila dengan musik, semua lirik lagu

Terasa seperti ceritaku jadi aku menyanyikannya sampai mati

Sedikit demi sedikit, perlahan, air mataku kering

Perlahan, aku melupakanmu seperti itu

(Singing Got Better by Ailee)

Setelah selesai menyanyi dan menari, Dae zi mengucapkan banyak terimakasih pada semua penonton dan semua yang mendukungnya. Ia juga mengumumkan bahwa dirinya akan segera menikah. Lagi-lagi penonton dibuat terkejut oleh ucapannya.

Sebenarnya Dae zilah orang yang sudah membuat konser besar-besaran untuk mengumumkan pertenungannya. Seorang namja naik ke atas panggung, semuanya semakin berteriak-teriak dan mulai berbisik-bisik.

“Jadi dialah orang yang selama ini disembunyikan Dae zi eonni?” tanya penggemar pada temannya.

Semua ratis juga berbisik-bisik.

“Aku berterimakasih pada semua orang yang setia menungguku, Wang Jackson aku berterimakasih padamu.”

Dae zi berjalan ke panggung later T mendekati penonton, meninggalkan seorang namja dengan memakaikan jas hitam di belakang. “Terimakasih semuanya.” Setelah mengucapkan terimakasih ia kembali lalu menggandeng lengan namja di sampingnya.

“Kami akan menikah bulan depan, jadilah ibu yang baik untuk anak-anakku.” Namja itu mencium lembut bibir Dae zi di atas panggung.

“Tentu Min yoongi.”

Di bawah Jackson tersenyum lega, ia tahu sebenarnya lagu itu diciptakan untuknya. Meskipun ia masih merasa sakit namun tak ada yang bisa ia lakukan selain menerima kenyataan. “Selamanya aku akan mengingat kesalahanku agar tidak mudah terbakar rasa emosi.” Ucapnya dalam hati.

THE END

2 thoughts on “Singing Got Better Chapter 3

DON'T BE SILENT READER! Leave your comment :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s