THEORY

theory

THEORY

A Drabble

By Risuki-San

 

SHINee’s Onew & IU | General | Romance, Hurt-Comfort

© 2015 Risuki-san

Note :

Ini sekuel dari FF berjudul PIONER

.

‘Einstein dalam teorinya berucap jika benda dapat bergerak melebihi kecepatan cahaya, maka benda itu akan mengembara diantara dimensi waktu’

.

THEORY

Sebuah bentukan persegi memancarkan sinar, menampakkan sebuah panggilan yang jarang dilakukan.

Menyentuh layar sentuh, mengarah pada satu nama, melakukan panggilan.

Berkali-kali.

SRETT

Melepas cepat tautan headset pada telinga.

Jinki menekan rem, berhenti pada satu titik, menepi untuk mendinginkan pikiran. Otaknya berpikir sejenak.

Hanya Jieun.

Jieun yang ia tahu menahan sesuatu hari itu.

Berpaling cepat segera setelah membatalkan rencana pernikahan dengan cara yang sama sekali tidak normal.

Jinki bahagia karena gadis itu mengerti.

Pada awalnya.

TIT TIT TIT

Bunyi nyaring menyeruak, sebuah memo pengingat yang Jieun buat beberapa minggu lalu menggunakan ponsel miliknya.

Memukul telak tanpa ampun.

‘2015, September 20th

Besok upacara pernikahan, malam ini tidur yang nyenyak :D

Selamat malam :D’

.

.

.

Partikel angin bertumbukan, menekan permukaan mobil Jinki yang melaju hebat, mengarahkan destinasi pada satu titik.

SRETT

Berhenti secara mendadak tepat di depan seseorang.

BRAKK

Menutup pintu mobil dengan kasar, kaki tegapnya melangkah cepat lalu perlahan melambat, nafasnya memburu menahan sesuatu.

Menatap Jieun yang terpaut hanya satu meter.

Tak berani mendekat, karena ia masih bertanya-tanya.

Kenapa dirinya seperti ini?

Jinki tak mencintainya karena itu ia ingin lepas, mencari seseorang yang tepat.

Bukan Jieun.

‘Jieun akan pergi ke Jepang, kau tidak tahu?’

Gadis itu melangkah, seperti angin lembut yang tak terasa kehadirannya, Jieun berlalu tanpa melihatnya.

Gadis itu menunduk, membasahi sedikit ujung mata namun berhasil menahannya.

Sebelumnya setitik terang muncul, menemukan Jinki tepat di depan mata, meragukan tekad yang sebenarnya tak pernah bulat untuk meninggalkan Korea, meninggalkan Jinki.

Namun lelaki itu tak pernah berubah, Jinki hanya diam.

Gadis itu tidak baik-baik saja, ia merasa jika seluruh reaksi kimia dalam tubuhnya berhenti. Tak ada energi yang terbentuk karena Jieun tak lagi menemukan alasan untuk bertahan hidup.

GREPP

Sebuah tangan menopangnya.

“Terhitung sejak lima tahun, ini pertama kalinya aku tak bisa menghubungimu.”

“…”

“Kau sedang marah?”

.

.

.

Rekor laju matahari menghangatkan bumi takkan pernah terpatahkan, tiga kali sepuluh pangkat delapan meter per detik merupakan angka fantastis.

Einstein dalam teorinya berucap jika benda dapat bergerak melebihi kecepatan cahaya, maka benda itu akan mengembara diantara dimensi waktu.

Dan Jinki mempercayainya, ia ingin kembali ke masa lalu.

.

.

.

 “Kau berencana kabur, tapi aku berhasil menahanmu.”

Jinki bertanya lalu merentangkan kedua tangan, memblokir akses jalan gadis di depannya, hukum implisit yang Jinki teriakan sama sekali tak boleh dilanggar.

Hukum mutlak.

Absolut.

Jieun menatap tak mengerti, kebingungan memasuki pikirannya.

“Apa…apa maksudnya?”

Tangan kecilnya memilih untuk membelokkan rentang tangan yang Jinki buat, menepis pelan namun sebaliknya.

Gadis itu terjebak didalam sebuah lingkaran.

Jinki memeluknya.

“Saat masih kecil, saat aku masih bodoh, aku tak tahu jika udara itu ada, aku bahkan tak tahu jika manusia membutuhkannya.”

Jieun selalu mengelilinginya, gadis itu akan hadir jauh sebelum Jinki membutuhkannya. Mengingatkan ini dan itu, menyiapkan ini dan itu.

Berada dalam rotasi dan revolusi kehidupannya.

“Ku pikir aku pintar, tapi ternyata aku masih saja bodoh, aku bodoh karena tak tahu tentang udara juga tentangmu…”

Gadis itu akan pergi lalu Jinki memahami satu teori.

“…bahwa aku membutuhkanmu.”

.

.

.

End.

 A TO Z FANFIC

copyright

4 thoughts on “THEORY

  1. Bener-bener aku dibikin pusing sama einstein. Duh, kenapa ada semacam perasaan ambigu. Karena terlalh banyak menghitung. sains dipadukan teori cinta kasih. Mudah-mudahan ga terbentur di dimensi abstract. Mbak, aku mumet, tapi aq akuin dirimu memang punya cirikhas kayak gini. Bermain teka teki dngan benda si seitar dan memadupadankan dengan gaya bahasamu yang fantastis! Dua jem
    Ol, tambah dua jempol kaki kalo perlu.

    • ciri khas hmm…hmm AAAAAAAAAAAAA *oke ini lebay* tapi aku suka kata ciri khas ._. sains dipadukan teori cinta kasih XD hehehhh iya nihh anak IPA gitu (?) *oke ini narsis* AAAAAAAAAAA aku terima jempol nya ya ._. makasih banyakk XD

DON'T BE SILENT READER! Leave your comment :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s