[DRABBLE] Come to See You

Come to See You

Drabble by reenepott

Romance, Fluff | Song Joongki, OC | Teen

__

Mempunyai saudara seorang aktor itu tidak selamanya enak.

Lihat saja oppa-ku, sangking terkenalnya aku sampai jadi buronan teman perempuan sekampus, karena aku adik Yoo Ah-in. Well, perkenalkan kalau begitu. Yoo Chae-rin.

Terlebih lagi, jika saudaramu juga berteman dekat dengan aktor terkenal lainnya. Dalam kasus oppa-ku, dia sangat akrab dengan aktor yang namanya baru-baru ini kembali melejit setelah comeback dengan drama terbarunya sesudah wajib militer, Descendants of The Sun.

Iya. Song Joong-ki yang itu. Dia populer pertama saat bermain drama dengan oppa, The Sungkyuwan Scandal. Namanya kembali naik daun ketika main drama Innocent Man. Sekarang dia kembali menjadi hit dan menyandang nama Captain Yoo yang berkharisma. Sama seperti kasus Kim Soo-hyun menyandang nama Manager Do.

Teman-temanku makin gencar menanyakan apakah Ah-in oppa sering ada di rumah atau apakah Song Joong-ki sering main ke rumah. Untung saja, aku selalu dapat melepaskan diri dari pertanyaan-pertanyaan itu.

Tapi kenyataannya berbanding terbalik.

“Ohoo~! Chaerin-ah, kau masak apa?” aku menelengkan kepalaku sedikit mendengar suara Ah-in oppa yang kurasa baru pulang. Aku baru selesai memotong sayuran untuk sup ayam dan mengeluarkan pangsit dari kulkas. Ah-in oppa menyeret kakinya lemas ke arah sofa dan langsung ambruk di sana.

Wae? Baeggeopha?” tanyaku balik sambil mengocok telur. Tak lama, baru kudengar pintu tertutup dan suara seretan kaki yang lain. Mwoya? Ada orang lain? “Oppa! Ada tamu?!”

Na-ya, Chae-ya!”

Aku mengerutkan kening. “Joongki oppa?!” Nah. Apa kan kubilang. “Oppa! Kupikir kalau kalian bertemu kalian bakal makan dan minum di luar! Aku tidak menyiapkan banyak makanan,”

“Kalau kurang, kau bisa menyiapkan kimbap!”

Aku memutar kedua bola mataku. “Bagus sekali,” dengusku sambil mengeluarkan roll bambu dari dalam rak.

__

“Chae-ya, biar aku yang mencuci piring!” aku sedikit berjengit mendengar suara Joongki oppa yang tiba-tiba sudah berada di belakangku.

“Ah, anio! Oppa temani Ah-in oppa saja sana, biar aku yang membereskan ini,” aku sedikit menoleh ke belakang sambil tersenyum tipis lalu kembali melanjutkan perkerjaanku. See? Ada hal yang bisa sedikit kubanggakan di sini. Aku tidak pernah mendapat efek dari ketampanan dan kesopanan seorang Song Joongki. Haha.

“Kau sudah memasak Chae-ya. Aku tak bisa membiarkan seorang gadis mengerjakan semua urusan rumah sendirian,”

Aku menaikkan alis tinggi-tinggi mendengar komentarnya. “Jogiyo, aku sudah bukan gadis kecil lagi. Aku sudah bisa melakukan semuanya sendiri. Sekarang oppa sebaiknya temani Ah-in oppa, kau kan tamunya!”

Aku mengalihkan mataku dari mata Joongki oppa yang menatapku seakan—dia kecewa? Setelah itu aku mendengarnya menghembuskan napas keras dan hendak beranjak. Aku kembali berkonsentrasi dengan air dan sabun ketika tiba-tiba Ah-in oppa berteriak.

“Chaerin-ah! Joongki-ya! Aku keluar sebentar ya? Mau membeli bir!”

“Eoh!” balasku berteriak dengan spontan.

“Hati-hati!” teriak Joongki oppa yang seakan menyadarkanku kalau dia masih ada di dapur. “Well, jadi kurasa aku bisa membantumu,”

Aku menoleh dan Joongki oppa sudah berada di sebelahku. “Uh-oh, oke deh,” jawabku kaku. “Oppa membilas saja, bagaimana? Tanganku sudah terlanjur sabunan,”

“Oke,” jawabnya kalem dan langsung membilas piring-piring yang sudah kusabuni. Kami mencuci piring dalam diam setelahnya, karena aku jelas bingung harus mengatakan apa untuk membuka percakapan.

“Jadi, kau masih kuliah? Berapa umurmu sekarang?” suara berat Joongki oppa membuka percakapan, jadi aku sedikit kaget.

“Oh, iya, sedang ambil gelar S2. Aku 25 tahun ini,” jawabku sekenanya. “Memang kenapa sampai tanya umur segala?”

“Oh, bukan apa-apa,”

“Lalu, oppa datang ke sini dalam rangka apa? Perayaan drama oppa terbaru yang sukses itu? Kupikir oppa sedang merayakan bersama kru dan yang lainnya,” tanyaku spontan. Setelah berkedip aku baru menyadari kalau pertanyaanku panjang sekali. Joongki oppa terkekeh pelan.

“Eoh. Kalau merayakan dengan para kru dan pemain yang lain sudah kemarin. Tapi aku juga ingin merayakannya disini sekalian—“

“Bertemu dengan Ah-in oppa? Yah, kalian memang seperti perangko ya,” timpalku memotong kalimatnya sambil terkekeh kecil.

Ani,” bantahnya yang membuatku menatapnya sambil mengangkat kedua alisku bingung.

Nde?”

“Aku kesini karena ingin bertemu denganmu,” Joongki oppa berkata dengan suara rendahnya, membuat bulu romaku berdiri seketika. Perlahan matanya bertemu denganku, dan entah kenapa sekarang aku menjadi sangat gugup menatap matanya.

“E-eh?”

“Aku me—“

DING!

“Halo semuanya! Aku kembali! Eh, Joongki-ya, aku menginterupsi sesuatu ya?”

END

2 thoughts on “[DRABBLE] Come to See You

  1. hi there!

    kirain cewenya masih sma gitu, hebat banget kalau ngga terpengaruh. tapi ternyata make sense sih.

    eh tapi tapi tapi ih mau lah jadi adik aktor yg bergaul sama temen temn aktornya wkwkwk..itu Ah In Oppa datang pada waktu yg tidak tepat lol.

    see ya~

DON'T BE SILENT READER! Leave your comment :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s