ONE AND HALF

FF BOGUM IRENE

ONE AND HALF

A Drabble

By Risuki-San

RV’s Irene & Actor Park Bogum | Teenager | Romance, Fluff

.

Note:

Judulnya gak nyambung banget ._.

.

‘Tetapi setelah ini, apa yang Bogum katakan dan lakukan terhadap dirinya lebih mematikan. Seperti suara lembut iblis dari neraka yang memperdaya manusia’

.

ONE AND HALF

Irene merasa bingung seperti kehilangan batu mulia miliknya yang paling berharga. Setiap detik, menit, dan jam Irene gelisah memikirkan. Apa yang pergi dari dirinya hingga Irene tidak tidur dengan tenang. Hal apa yang telah lolos dari dalam dirinya hingga hati ini seperti terluka karena kehilangan.

Kemudian Irene mendapat jawaban.

Ini adalah perasaan yang tiba-tiba ada saat seseorang tidak lagi ditemui seperti sedia kala.

Irene menjadi separuh saat belahan jiwanya pergi.

Irene…”

Gadis itu sadar atas perasaan rindu, maka pergi menemui Bogum adalah obat untuk sakit yang diderita.

Tetapi ini sangatlah canggung. Melihat Bogum melakukan hal ‘itu’. Hal yang Irene mengerti hanya sebuah tindakan profesional. Tidak ada emosi terlibat seperti yang mereka berdua lakukan saat bekerja sebelumnya.

Itu hanya akting.

Bogum dan lawan mainnya berperan sesuai tulisan manusia kreatif. Tidak ada yang aneh atau tabu, tetapi Irene merasa bersedih karena hal itu juga terjadi pada dirinya dengan Bogum dulu.

Maka Irene berusaha membuat kendali atas perasaan dan tindak-tanduk dirinya. Irene berhenti melangkah setelah sebelumnya sempat berlari karena tidak ingin terlihat oleh laki-laki itu. Tetapi Irene mendapat suratan takdir bahwa Bogum harus melihat padanya.

“Jadwal terakhirku ada disekitar sini, kemudian kudengar banyak orang yang berkata lokasi syutingmu disini jadi aku harus menyapamu…dan tibalah aku disini…hehhehh…”

Irene berkata membuat serangkaian alasan. Irene tidak akan memberi celah untuk alibi miliknya yang paling sempurna.

“…Emmm…kenapa aku datang? sudah kubilang karena aku harus menyapamu. Kau tahu kita pernah saling mengenal. Kita bekerja bersama-sama selama setahun lebih. Jadi aku merasa memiliki kewajiban untuk datang kesini. Untuk memberimu semangat? Memberimu…dukungan? …truk makanan?…”

Baiklah ini mulai tidak jelas.

Irene kehilangan kata-kata. Membuat alibi tidak mudah dan tidak menyenangkan seperti saat mencuci pakaian.

“Aku ingin bertemu denganmu. Jangan tanya kenapa, pokoknya ingin saja…”

Irene berkata tentang kejujuran. Ia merasa malu dan canggung karena Bogum pasti akan mengejeknya. Ini seperti kulit dalam tubuhnya mengelupas dan membuat sakit hati.

“Aku harus pergi. Ada jadwal yang harus kuselesaikan. Bye…”

Kemudian Irene menciptakan perpisahan meski sesuatu dalam tubuhnya ingin bertahan, menyaksikan Bogum sedikit lebih lama.

Gadis itu memilih mengikuti apa yang benar, saat-saat seperti ini lelaki ditakdirkan untuk menahan perginya pujaan hati. Ya, pepatah itu berlaku jika Irene adalah definisi dari pujaan hati Park Bogum.

“Saat aku pergi ke ruang latihanmu…”

Bogum bersuara sehingga langkah Irene berhenti. Irene masih memberikan punggung kosong, Irene masih menyembunyikan semburat senyum pada daerah muka. Irene bahagia hingga hampir lupa diri tetapi kemudian tersadar dan mengendalikan kemudi motorik tubuh kecilnya.

Irene harus terlihat dingin.

“Saat aku pergi ke ruang latihanmu, di gedung SM, aku melihatmu berlatih sangat keras jadi aku berpikir aku tak boleh mengganggumu. Kemudian saat di dorm, aku melihatmu kelelahan jadi aku berpikir kau harus segera istirahat. Kemudian aku berpikir kita membutuhkan alasan pekerjaan untuk bisa saling bertemu.”

“…”

“Tapi…Irene…”

Bogum memanggil namanya seperti meniupkan puisi cinta. Irene hampir jatuh karena perasaan itu terlalu menguasai dirinya. Tetapi setelah ini, apa yang Bogum katakan dan lakukan terhadap dirinya lebih mematikan. Seperti suara lembut iblis dari neraka yang memperdaya manusia.

Irene, tak bisakah kita saling bertemu karena aku merindukanmu?”

Itu merupakan tulisan isi hati Park Bogum.

Kemudian Irene sedikit terkejut, ia kehabisan udara karena Bogum memperlakukannya seperti ini. Irene kehilangan kata.

Tentang yang baru saja terjadi, Irene harus mengetikkan kata komentar seperti apa.

.

.

.

“Bibirmu murahan sekali, setelah mencium Kim Yoo Jung-ssi, sekarang kau menciumku…”

.

.

.

End.

ff bogum irene

Kira-kira visualisasinya seperti diatas pemirsaaa XD

Bogum nyebelin tapi ngangenin, Irene malu-malu tapi sebenarnya suka kannn *plak*

copyright

5 thoughts on “ONE AND HALF

  1. hi thereee!!!

    kyaaaaaaaahhh ngga kuat sama bogum irene di siniii~~~
    pas jadi MC bareng emang macem cocok gitu ya. kiyowo kiyowo gitu Irenenya. dan di sini aduh, lucu tingkah Irenenya. dan aw… endingnya… ku tak dapat berkomentar haha

    see ya~

DON'T BE SILENT READER! Leave your comment :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s